Showing posts with label Bisnis. Show all posts
Showing posts with label Bisnis. Show all posts

Cara Menghasilkan Uang dari Internet dengan Bisnis Afiliasi Gratis

Menghasilkan uang dari internet, Apa Bisa? Bagaimana Caranya?

Tahukah anda bahwa kita dapat menghasilkan uang dari internet? Mungkin anda bertanya-tanya, "Ah, yang bener?", "Masa sih?", "Bagaimana caranya?". 

Baca juga :
Dapat Uang dari Blogging di Internet

Apakah dari balik layar monitor komputer atau notebook atau dari perangkat android anda tiba-tiba muncul keluar uang gitu ? hehe...tentu tidak demikian bukan. Kita tidak sedang bicara sulap, tapi tentang bagaimana cara menghasilkan uang dari internet secara nyata dengan bisnis afiliasi gratis.

Dalam tulisan ini kita akan membahas bagaimana cara mendapatkan uang dari internet dari bisnis afiliasi gratis alias tanpa modal, namun tentu tetap bayar biaya untuk bisa koneksi internet lho ya! Kecuali kalau juga pakai WiFi gretongan. 

bisnis afiliasi gratis, affiliate marketing, afiliasi

Sebagian kita mungkin belum tahu sebenarnya kita bisa lho dapat uang dari aktifitas kita berinternet ria, tentu tidak sekedar berselancar mencari info dan hanya menghabiskan waktu saja buka-buka status atau posting status kekinian di media sosial. 

Penulis pun dulu belum terlalu faham bagaimana menghasilkan uang dari aktifitas berselancar di internet. Bahkan sekian lama mencoba berbagai cara, belum juga pecah telur menghasilkan uang yang mengalir ke rekening, walaupun sudah membeli berbagai panduan berupa buku dan ebook tentang bagaimana mendapatkan uang dari internet.

Lalu, bagaimana caranya menghasilkan uang lewat media internet ?

Bagi anda yang mempunyai produk fisik misalnya : produk fashion (baju, celana, jilbab, sepatu, sandal, dsb),  tentu sudah faham bagaimana memanfaatkan internet untuk berjualan langsung baik menggunakan media sosial seperti facebook, instagram, twitter, pinteret, dll. Atau menitipkan dan dipajang di blog/ situs yang menyediakan jasa iklan bagi para pemilik barang untuk menawarkan dagangannya, seperti di olx, buka lapak, tokopedia, lazada, manjada, dll.

Nah, bagaimana dengan anda yang tidak memiliki produk fisik untuk ditawarkan atau dijual. Bisakah kita mendapat uang tanpa memiliki produk ? jawabannya : bisa banget! Hanya saja kita harus tahu caranya.

Di dunia offline (dunia nyata/bukan onlen) saja, kita bisa menghasilkan uang walaupun tidak memiliki produk sendiri, yakni dengan menjadi seorang mediator / calo / broker yang memasarkan produk orang lain dan kita mendapat komisi bila terjadi transaksi penjualan. Kita bisa menjadi mediator untuk memasarkan produk orang lain. Dari mulai barang elektronik, keperluan rumah tangga, properti (memasarkan tanah, rumah, gedung perkantoran, gudang), dll.

Nah, di dunia maya pun yang kita kenal sebagai internet. Kita bisa menghasilkan uang lho tanpa memiliki produk sendiri, tapi kita memasarkan produk orang lain dan nanti kita akan memperoleh komisi bila terjadi penjualan.

Apa itu Afiliasi ?

Pada tulisan ini, kita akan membahas tentang bisnis yang menghasilkan pendapatan untuk kita di dunia online/internet yang di sebut program pemasaran afiliasi (affiliate marketing).

Bagi anda yang sudah terbiasa dengan dunia internet, mungkin sudah familiar dengan yang namanya dunia bisnis afiliasi.  Ada yang sudah menghasilkan uang, baik rupiah maupun dolar dari bisnis afiliasi yang dijalankannya, dari puluhan, ratusan hingga ribuan dolar masuk ke rekeningnya. Ada juga yang masih bingung dan bimbang mau mengerjakan bisnis afiliasi yang mana karena saking banyaknya jenis program afiliasi maupun perusahaan yang menawarkan peluang sebagai afiliater di perusahaan tersebut dalam bentuk kemitraan/partnership. Saking banyaknya penawaran sehingga bingung mau pakai yang mana.

Apakah anda pernah mendengar bisnis Afiliasi ? Yups, bisnis afiliasi / program Afiliasi adalah suatu program yang menyediakan komisi atau imbalan kepada kita (menghasilkan uang untuk kita) jika kita berhasil mereferensikan seseorang, yang kemudian seseorang tersebut melakukan sesuatu yang akan memberikan keuntungan untuk produk dari penyelenggara program afiliasi tersebut.

Programnya/bisnis nya disebut afiliasi, sementara orang yang memasarkannya di sebut affiliater.

Adapun produk yang dipasarkan bisa berupa produk fisik, ebook (electronic book/ buku elektronik/ digital), maupun jasa (iklan, dll).

Seorang Affiliater atau seseorang yang menjadi pemasar dari produk atau jasa dari sebuah program afiliasi, ia hanya perlu melakukan kegiatan mempromosikan produk atau jasa tersebut dan akan mendapatkan komisi apabila berhasil mendapatkan pembeli atau prospek. Yap, betul kita hanya melakukan kegiatan promosi saja, baik di blog/website sendiri bila sudah punya blog, atau di berbagai media sosial bila tidak memiliki blog/website. Kelihatannya gampang bukan ?

Bisnis afiliasi adalah bisnis di internet yang paling mudah dijalankan oleh pemula, karena kita tidak memerlukan produk, pengelolaan dan pelayanan pelanggan. Kita tidak perlu packing barang, tidak perlu ngirim ke jasa pengiriman paket, dll. 

Program Affilisi PPS (Pay Per Sale), PPL (Pay Per Lead) dan PPC (Pay Per Click) adalah program-program affiliasi yang paling popular dan banyak dijalankan para pemula dan para internet marketer karena ini yang paling mudah dan menjanjikan dan juga kabar baiknya, untuk mengikuti program afiliasi ini tidak perlu bayar alias GRATIS.

Bisnis afiliasi berkembang sangat pesat sekarang ini. Tersedia begitu banyak jenis program afiliasi di market yang bisa kita pilih seperti PPC, PPP, PPS, PPL, dan lain sebagainya. Salah satu alasan mengapa bisnis afiliasi makin populer adalah banyaknya orang yang mulai melirik dan menjalankan bisnis afiliasi dan menjadikannya sebagai sumber penghasilan utama mereka menjadi full timer sebagai pebisnis afiliasi, tidak sekedar menjadi sumber penghasilan tambahan atau sampingan. Bisnis afiliasi kini telah berevolusi menjadi sumber pendapatan utama bagi para vendor dan afiliater.

Pengalaman penulis sendiri mendapatkan pendapatan pertama dari internet dengan mengikuti program afiliasi adalah mengikuti program PPC (Pay Per click) dari kliksaya.com yang saat ini sudah raib ditelan belantara internet. Dari program afiliasi di kliksaya.com penulis telah membuktikan bahwa penghasilan dari internet tidaklah mustahil dan proven (terbukti) bisa dan bukan hoax. Alhamdulillah, penulis beberapa kali menarik dana dari penghasilan afiliasi di kliksaya.com ke rekening penulis. Apa itu program afiliasi (Pay Per Click/ PPC), nanti akan dijelaskan lebih lanjut di bawah.

Dari mana penghasilan afiliasi yang diberikan kepada kita ? 

Mungkin pembaca ada yang bertanya, "Dari sumber apa, kita mendapatkan pembayaran/uang ?". "Apakah "uang siluman", atau dari bunga/interest ?".

Program Afiliasi dalam bahasa sederhananya bisa diartikan sebagai berikut: " Si X Punya produk/jasa, Si Y perusahaan agen periklanan yang mempertemukan pemilik barang yang mengiklankan barang (advertiser), dan Anda memiliki blog yang siap ikut memasarkan barang B yang anda publish di blog anda (publisher)

Anda sebagai affiliater perusahaan periklanan tadi, anda mendaftar sebagai publisher kepada perusahaan periklanan tersebut untuk ikut memasarkan barang X, kemudian anda akan mendapat link afiliasi dari perusahaan periklanan (link afiliasi tersebut berupa text link maupun banner). Dan link tersebut anda pasang di blog anda maupun dipromosikan di berbagai media sosial, lewat facebook, twitter, atau email. 

Lalu pengunjung blog anda mengklik banner atau link text yang anda pasang dan bahkan mungkin ada yang melakukan transaksi lanjutan dengan membeli produk yang ditawarkan. 

Misal, bila ada Pembeli yang beli barang si X lewat link affiliate anda, maka anda diberi 20% dari total pembelanjaan pembeli tersebut. Ini disebut program afiliasi Pay per Sale (PPS), anda dibayar bila ada transaksi pembelian.

Namun, ada juga perusahaan periklanan yang menggunakan sistem pembayaran perklik iklan. Artinya ada atau tidak ada pembelian maka anda akan mendapat komisi sesuai kesepakatan. Ini di sebut program afiliasi Pay Per Click (PPC) dimana anda dibayar dari setiap klik yang terjadi pada link afiliasi anda.

Katakanlah perjanjian perusahaan agen periklanan yang menerapkan kebijakan PPC, kesepakatan dengan pemilik produk, misal : setiap klik yang terjadi, maka pemilik produk membayar Rp 1000,-. Nah, bagi para affiliater yang mempromosikan produk tersebut nanti harga per klik nya merupakan profit sharing/ bagi hasil dari yang 1000 rupiah tersebut yang dibayarkan pemilik produk sebagai jasa memasang iklan, misalnya : untuk affiliater/publisher akan mendapat 30% nya dari harga iklan yang dibayar pemilik produk. Maka, setiap ada yang klik dari link afiliasi anda, maka anda akan dibayar 300 rupiah (30% x Rp 1000,-), sementara perusahaan agen pengiklan akan dapat 700 rupiah (70%).

Dari pengertian tersebut, ada beberapa elemen penting dari program afiliasi / Affiliate Program, yaitu:

1. Perusahaan agen periklanan, yang mempertemukan antara pemilik produk (advertiser) dengan para affiliater (publisher).

2. Pemilik Produk
(Advertiser), yang memberikan kesempatan online marketer untuk menjual produknya dengan imbalan komisi. Komisi biasanya berkisar antara 5% hingga 30% atau bahkan dapat mencapai 50%, tergantung kebijakan yang diberikan oleh agen periklanan.

3. Affiliater / affiliate marketer
(publisher), yaitu orang yang mendaftar menjadi pemasar dari program afiliasi. Dengan mendaftar, affiliater akan diberikan link affiliasi yang unique (berbeda satu sama lainnya), materi promosi dalam bentuk gambar produk, artikel atau pesan singkat yang bersifat menganjurkan calon pembeli untuk membeli produknya. Tugasnya mengiklankan produk tertentu melalui facebook, twitter, blog, email atau artikel.   
 
Keuntungan Program Afiliasi Bagi Pemilik Produk / Jasa. Apakah mereka dirugikan ?

 
Sebagai Pemilik Produk ataupun Jasa, tentunya menginginkan penjualan sebanyak-banyaknya dan penyebaran/promosi/iklan produk seluas-luasnya. Internet dengan segala fasilitas marketingnya menjadi pilihan nomor wahid belakangan ini, selain murah juga efisien. Dengan produknya dipasarkan oleh banyak orang yang mendaftar lewat agen periklanan tadi, maka produknya makin dikenal khalayak, makin terkenal dan ada backlink yang mengarah ke alamat website mereka sehingga berpotensi menjadi pemenang di halaman pencarian google, tampil di halaman depan pada saat orang mencari produknya. Pentingkah produk kita saat di searching ada di halaman depan mesin pencari google. Biasanya produknya akan laris manis bila dicari orang ada dihalaman depan mesin pencari google.



Jadi, pemilik produk tidaklah rugi dengan membayar biaya promosi perklik 1000 rupiah tadi. Ibarat kita iklan manual di koran edisi cetak atau media cetak lainnya. Bukankah pemilik produk menganggarkan biaya periklanan?

Dengan menawarkan Program Afiliasi, Produk dan jasa akan diiklankan secara gratis oleh para affiliater. Dengan demikian, secara otomatis produk maupun jasanya akan dilihat oleh banyak pengunjung. D
i dunia internet marketing, pengunjung adalah UANG. 

Pemilik hanya membayar atas penjualan yang direferensikan oleh para affiliater dengan sejumlah komisi yang telah ditentukan. Jadi, ini adalah profit sharing, hubungan simbiosis mutualisme antara pedagang dengan affiliater atau marketernnya. Kompensasi yang diberikan kepada affiliate bergantung pada seberapa besar keuntungan yang telah diberikan sehingga tidak ada ruginya bagi pemilik.

Sebagai ilustrasi, gambar di bawah merupakan tampilan dashboard salah satu perusahaan periklanan, yang mempertemukan para pemilik produk/jasa yang disebut advertiser, sementara anda para affiliater sebagai publisher






advertiser, publisher, bisnis afiliasi gratis

 

BEBERAPA ISTILAH UMUM DALAM BISNIS AFILIASI 

Nah, dalam dunia bisnis afiliasi ada beberapa istilah yang biasa dipakai yang juga sering dipakai dalam dunia internet secara umum. Disini kami mencoba untuk berbagi dengan anda beberapa istilah yang secara spesifik sering dipakai dalam dunia bisnis afiliasi, yaitu.

Action

Action yaitu sebuah tindakan / hasil akhir yang terjadi. Dalam perjanjian afiliasi, action memiliki beberapa jenis tergantung dengan campaign nya seperti : Pembelian, Registrasi, Download atau lainnya.

Advertiser

Merupakan pihak pemilik produk yang tertarik untuk memasang iklan dan memberikan reward kepada publisher yang bisa menghasilkan action.

API : Application Program Interface

Sekumpulan aturan, protokol atau alat (tools) untuk membuat aplikasi software

CMS : Content Management System

Sebuah program yang memungkinkan untuk melakukan proses edit, modifikasi dan menerbitkan konten sekaligus pemeliharaan hanya dari satu software.

CPA : Cost Per Aquisition / Action

Adalah biaya yang terjadi dimana Advertiser membayar komisi untuk setiap action yang spesifik (pembelian / register / download atau lainnya) sehubungan dengan iklan yang dipasang. CPA juga dikenal sebagai Cost Per Aquisition dimana biaya yang dikeluarkan Advertiser mensyaratkan pencapaian dalam tingkat tertentu (Acquiring) yang dalam hal ini berarti pembelian / register / download tadi.

CPC : Cost Per Click

Adalah biaya yang terjadi sesuai dengan jumlah klik yang dilakukan oleh visitor terhadap banner atau link afiliasi. Cost Per Click biasanya digunakan oleh advertiser dengan sistem kuota dalam sehari. Setelah jumlah klik mencapai kuota tersebut, banner akan di dihilangkan untuk mengingatkan advertiser bahwa kuota yang ditetapkan sudah habis.

CR : Conversion Rate

Sering juga disingkat menjadi CVR, adalah tingkat perbandingan antara pengunjung website yang melakukan action dengan pengunjung yang melakukan penjelajahan (exploring) web yang dituju hasil dari permintaan atau saran dari isi konten artikel, pengiklan atau penjual.

CRM : Customer Relation Management

Sebuah istilah bisnis yang dimulai dari dunia IT, lebih mengacu kearah mencari solusi untuk permasalahan yag berhubungan dengan kepuasan pelanggan.

CTR : Click Through Rate

Ukuran kesuksesan sebuah iklan digital dari website tertentu dan keefektifan sebuah campaign lewat email dari jumlah klik yang didapat melalui link yang dipasang.

LTV : Lifetime Value

Sebuah prediksi keuntungan jangka panjang yang mungkin didapat dari kerjasama dengan konsumen tertentu.

Publisher

Adalah pihak pemilik web/blog yang bersedia untuk memasang link afiliasi (bisa berupa banner, link teks atau custom link) pada halaman web/blognya. Publisher akan mendapat reward (komisi) dari advertiser apabila action terjadi melalui link afiliasi yang dipasang di web/blog miliknya.

PV : Page View

Jumlah yang diperoleh setiap kali ada user yang mengunjungi website.  Angka ini didapat dari aplikasi monitor website yang mencatat traffic dari website. Semakin tinggi page view sebuah website, semakin tinggi pula traffic nya.

ROI : Return Of Investment

Suatu tingkat pengukuran untuk mengevaluasi efisiensi atau tidak nya sebuah investasi, atau untuk membandingkan tingkat efisiensi dari beberapa investasi. Hitungan sederhana nya adalah prediksi keuntungan yang didapat dibagi dengan nilai investasi yangdikeluarkan. Hasilnya biasanya dalam bentuk rasio atau persentase.

SEM : Search Engine Marketing

Sebuah strategi mempromosikan sebuah website dengan meningkatkan visibilitasnya pada halaman pencarian dengan menggunakan tehnik optimalisasi dan iklan.

SEO : Search Engine Optimitation

Cara untuk meningkatkan visibilitas dari website atau mengoptimalkan halaman web agar bisa tampil di halaman terdepan untuk suatu kata kunci pencarian di mesin pencari
program (misalnya : google, bing, yahoo, dll) tanpa memberi imbalan kepada perusahaan search engine.

Apa dan Bagaimana Memilih Jenis Program Afiliasi dan Bagaimana Menjalankannya ?

Sebelum Anda memulai memilih program afiliasi dan menjalankannya, ada baiknya mengenali dan mempelajari jenis – jenis program afiliasi dan mekanisme kerjanya berikut ini.

Pada dasarnya ada dua jenis program afiliasi di pasaran yang mendasari terbentuknya berbagai macam jenis afiliasi lainnya. Mereka adalah PPC atau pay per click dan PPP atau pay per performance.

Pay Per Click (PPC)

 
PPC adalah jenis program afiliasi yang paling populer, dimana vendor akan membayar afiliasi mereka untuk setiap klik iklan yang dihasilkan. Mereka akan membayar jika banner atau text link yang mengarah pada halaman website mereka diklik oleh pengunjung. 


Tidak penting apakah pengunjung tersebut nantinya melakukan pembelian  produk atau tidak, selama terjadi klik iklan maka para afiliater akan mendapatkan komisi. 
 
Anda mendapatkan komisi bila seseorang melakukan klik terhadap sebuah link afiliasi atau iklan yang ditampilkan di website atau blog Anda.  Contohnya Google Adsense dan Klik Saya merupakan program PPC. Hanya saja untuk yang jenis ini ada beberapa syarat yang harus dipenuhi.

Namun untuk jenis ini, besaran komisi lumayan kecil dan umumnya tidak lebih dari $1 untuk setiap klik yang dihasilkan.


PPV (Pay Per View) atau Pay Per Impression (PPM). 

Anda mendapatkan komisi berdasarkan berapa kali tampilan (tayang) sebuah iklan di blog kita muncul atau dilihat oleh pengunjung. Biasanya perseribu tayang iklan di blog kita, kita akan mendapatkan komisi dari afiliasi jenis ini.

Pay Per Performance (PPP)

 
PPP menjadi favorit pada vendor karena dirasa paling menguntungkan bagi mereka. Para afiliater akan dibayar hanya jika terjadi konversi dalam proses pemasarannya, seperti pembelian produk atau registrasi program tertentu. 


Jenis afiliasi ini juga digemari oleh para afiliater karena bisa memberikan keuntungan yang lebih besar dibandingkan model PPC, dan biasanya berkisar dari 15% – 30% dari penjualan produk yang dihasilkan.

Lebih lanjut lagi, jenis afiliasi Pay Per Performance (PPP) dapat dibedakan menjadi 2 jenis lagi yang disebut PPS atau Pay Per Sales dan PPL atau Pay Per Lead.

Pay Per Sales (PPS)

 
Pada tipe ini, vendor akan membayar afiliasinya setiap kali pengunjung yang diarahkan ke websitenya benar-benar melakukan pembelian produk tertentu. Beberapa vendor menerapkan perhitungan komisi secara tetap, namun ada juga yang menerapkan perhitungan secara progressive.
Anda akan mendapatkan komisi tertentu ( biasanya sekitar 30% – 70% ) bila berhasil melakukan penjualan produk atau jasa.

Apapun jenis perhitungannya, umumnya komisi yang diterima oleh para afiliasi jauh lebih besar dibandingkan dengan jenis afiliasi PPC. Clickbank adalah salah satu program afiliasi yang menerapkan system ini.

Pay Per Lead (PPL)

 
Pay Per Lead merupakan variasi kecil dari jenis afiliasi PPS dan umumnya digunakan oleh perusahaan asuransi, finance, dan perusahaan lainnya yang sedang bertumbuh dan mengandalkan member baru untuk bergabung dalam jaringannya. Dalam program ini, vendor akan membayar para afiliasi ketika pengunjung yang diarahkan ke website mereka mengisi form aplikasi tertentu atau dalam bentuk sejenisnya yang berhubungan dengan bisnis perusahaan.

Anda mendapatkan komisi bila orang yang Anda referensikan mendaftar menjadi “free member” pemilik program Afiliasi dan bila nantinya free member tersebut menjadi “premium member” atau membeli produk pemilik program Afiliasi, maka Anda akan mendapatkan tambahan komisi lagi. Tetapi ada juga program affiliate PPL (pay per lead) yang hanya sebatas mereferensikan pengunjung untuk melakukan subscribe terhadap situs program afiliasi saja dan Anda mendapatkan komisi. Hal ini dikarenakan pemilik program afiliasi bertujuan untuk membangun list prospek.
 
PPD (Pay Per Download).  
Anda mendapatkan komisi bila orang yang Anda referensikan mendownload sebuah free report, file, game java gratis atau bentuk yang lain – lainnya. 
Selain beberapa tipe di atas, program afiliasi dapat dibedakan berdasarkan kedalaman jaringan afiliasi yang bisa memberikan penghasilan bagi para afiliasi. 

Ada Single tier, Two tier, dan Multy tier affiliate marketing. Ada juga jenis afiliasi yang memberikan komisi secara berulang setiap kali pelanggan yang direferensikan melakukan pembelian pada merchant atau website vendor.

Single Tier Affiliate Marketing
Pada jenis ini, para afiliasi hanya dibayar berdasarkan penjualan langsung yang dihasilkan. Semua jenis afiliasi yang disebutkan sebelumnya (PPS, PPL, dan PPC) termasuk kedalam jenis Single tier affiliate marketing.

Two tier affiliate marketing dan Multy tier affiliate marketing
Untuk jenis ini, para afiliasi tidak hanya dibayar untuk penjualan langsung saja, melainkan termasuk didalamnya penjualan yang dihasilkan oleh afiliasi lain yang bergabung atas rekomendasinya. Sementara dalam Multy tier affiliate marketing, para afiliasi akan dibayar untuk setiap penjualan yang dihasilkan sampai tingkat kedalaman tertentu dalam jaringan di bawahnya.

Residual income affiliate marketing
Ini yang paling menguntungkan bagi para afiliasi. Tidak hanya dibayar saat terjadi pembelian pertama, mereka akan dibayar setiap kali pelanggan yang mereka referensikan melakukan pembelian ulang maupun pembelian produk lain ke situs vendor. Biasanya besaran komisi didasarkan pada prosentase yang telah ditetapkan sebelumnya. Contoh untuk jenis afiliasi seperti ini adalah program afiliasi SFI
(Strong Future International) .


INILAH BEBERAPA CONTOH PROGRAM AFILIASI YANG SUDAH TERBUKTI MEMBAYAR PARA PUBLISHERNYA.

Berikut ini contoh afiliasi dengan sistem pay per click (PPC).

Salah satu program afiliasi yang dikembangkan oleh perusahaan lokal yakni AdsenseCamp, kita langsung di bayar dengan mata uang rupiah. Sistemnya mirip-mirip kliksaya.com yang sudah tutup.

Contoh earning/penghasilan di bawah ini hanya sebagai contoh bahwa program afiliasi betul-betul menghasilkan uang.

Contoh afiliasi PPC (Pay Per Click) dimana kita akan dibayar bila iklan kita di klik pengunjung blog
Penarikan uang minimal ke rekening kita sebesar 100 ribu rupiah, sehingga ketika mencapai minimal 100 ribu maka komisi akan dibayarkan langsung yang ke rekening yang kita daftarkan. Potensi penghasilan akan makin besar manakala kita tidak memasangnya hanya di satu blog. Enak bukan, tiap bulan seperti gajian.

Dari tabel di atas bisa kita hitung harga perkliknya dari iklan yang kita pasang yakni Rp 95.400,- : 299 klik = Rp 319 perklik.

Bila anda ingin mencobanya program afiliasi dari adsensecamp, bisa kunjungi :

Adsense Indonesia

Masih contoh afiliasi Pay Per Click / PPC, dari payclik seperti ditunjukkan tampilan iklan nya seperti ini :

http://corneey.com/qKmuHb


Dan ini contoh pendapatan yang diperoleh dari setiap klik pada iklan yang kita pasang di blog kita :



Dari statistik kinerja iklan bisa dihitung bahwa dari contoh tabel di atas, dari 42 klik iklan, dihasilkan income / penghasilan sebesar 0.42 USD, berarti per klik dihargai 0.01 USD sekira 130 rupiah/klik. Namun bila kita hitung misal perhari ada 10 klik berarti sudah mengantongi 1300 rupiah.

Kecil memang, sehingga afiliasi ini hanya cocok untuk blog yang sudah ramai pengunjung.

Bila Anda ingin mencobanya, anda bisa klik tautan ini : http://corneey.com/qKmuHb


Sementara imtu, ada juga program afiliasi yang bukan dihasilkan dari sejumlah klik, tapi dari setiap iklan itu muncul/ tayang ketika pengunjung mengunjungi blog kita. Iklan seperti itu disebut iklan PopUp/ Pop-Under Ads. Misal seperti yang sudah dicoba oleh penulis yakni dari poptm.com.
Penulis sudah membuktikan sendiri, bahwa poptm.com benar-benar membayar para afiliaternya, saat itu penulisan menarik sebesar 10 USD ke rekening paypal penulis dan baru kemudian ditarik (withdrawl) dari rekening paypal ke rekeneing bank lokal penulis.


Sejauh ini iklan popup yang ini cukup menghasilkan walaupun hanya muncul sekali saja di awal dan tidak terlalu mengganggu pengunjung blog.

Bila Anda ingin mencoba peruntungan di iklan jenis popup ini bisa kunjungi tautan poptm.com

Untuk jenis iklan popup, sebetulnya cepat menghasilkan uangnya, namun terkadang tidak semua pengunjung blog kita menyukai iklan jenis ini karena memang cukup mengganggu, apalagi yang kemunculan iklannya berulang-ulang sehingga mengganggu kenyamanan pengunjung. Akhirnya pengunjung kapok mampir di blog kita kecuali kalau memang artikelnya betul-betul dibutuhkan dan menarik.

Belum lagi, iklan jenis ini rentan kena cekal om google, yang dikenal dengan istilah sneaky mobile redirects atau pengalihan seluler tersembunyi. 

Kalau sudah begini, selain mendapat peringatan dari google, blog kita juga tiba-tiba menjadi sepi pengunjung karena di kick sementara oleh google dari mesin pencarinya, sehingga blog kita tidak ditemukan di mesin pencari google, sampai kita memperbaiki dulu blog kita dan mengajukan permintaan pertimbangan ulang / reconsiderations request dan di approve pihak google. 

Bila blog kita dideteksi pengalihan seluler tersembunyi tersebut, maka kita akan mendapat surat cinta dari google yang berbunyi seperti ini :

" Google telah mendeteksi pengalihan tersembunyi untuk pengguna seluler di situs Anda. Ini berarti pengguna seluler yang mengunjungi situs Anda dialihkan ke laman lain atau mendapat tampilan konten yang berbeda dengan pengguna desktop. Hal ini menyebabkan pengalaman yang tidak terduga untuk pengguna Google Penelusuran dan melanggar Pedoman Webmaster kami..."

Hati-hati Iklan Popup Berpotensi Dideteksi Google sebagai Sneaky Mobile Redirects

Sumber: http://www.bandungtimur.net/2016/08/hati-hati-iklan-popup-dideteksi-pengalihan-seluler-tersembunyi.html
Artikel ini berasal dari bandungtimur.net. Terima kasih telah mencantumkan sumber artikel ini
Baca juga:

Untuk iklan di poptm.com berdasarkan pengalaman kami, cukup aman dari hal tersebut, sehingga bisa anda terapkan di blog anda untuk memonetize blog anda.

Itulah contoh jenis afiliasi yang sudah penulis buktikan sendiri. Sebenarnya masih ada yang belum penulis cantumkan di artikel ini. InsyaAllah nanti kita lanjutkan lebih detil beserta gambar dan contoh earning nya di artikel yang lain.

Setiap jenis afiliasi memberikan manfaat berbeda bagi para afiliaternya. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan. Jika anda bertanya jenis afiliasi mana yang terbaik buat anda? Jawabannya, semua kembali kepada diri anda sendiri, anda harus mencoba, memilih dan mencobanya mana yang sesuai dengan kebutuhan dan potensi terbaik anda.

Sekali lagi, jenis program afiliasi manakah yang paling memberikan keuntungan bagi anda? Program afiliasi mana yang bekerja lebih baik dibandingkan program afiliasi lainnya? Jawabannya, anda harus take action, anda harus mencobanya hingga mendapatkan yang menurut anda paling menguntungkan sesuai dengan blog anda. 

Yang namanya bisnia, apakah di dunia offline maupun online, diperlukan kerja keras dan konsistensi. Program afiliasi bukan bisnis instant langsung mendapat banyak penghasilan, tapi perlu perjuangan dan kerja smart, dari mulai membangun blog agar ramai pengunjung/ traffic, bijak menggunakan/memanfaatkan media sosial untuk bisnis/mencari maisyah.
Itulah beberapa istilah umum yang sering digunakan dalam dunia bisnis afiliasi, selamat memilih dan jangan lupa segera take action agar anda tidak hanya menghabiskan waktu berselancar di dunia maya, tapi bisa menghasilkan uang ke kocek anda. Selamat mencoba dan semoga sukses.

Panduan Memilih Bisnis Multi Level Marketing (MLM) Sesuai Syar'i.

Pada saat ini banyak sekali jenis usaha dan bisnis yang beredar di dunia nyata maupun dunia maya. Salah satu jenis bisnis adalah dengan sistem Multi Level Marketing (MLM) atau sejenisnya (karena ada juga yang enggan menyebutkan bahwa jenis bisnisnya adalah multi level marketing, walaupun pada kenyataannya sistem yang diterapkan adalah sistem MLM).

Dalam tulisan ini bukan mau membahas halal atau haram nya bisnis dengan sistem multi level marketing karena ada lembaga yang lebih berhak memberikan fatwa tersebut. Dalam tulisan ini kita akan mencoba membuat bahan kajian bisnis yang sesuai syar'i (syariat agama) dalam hal ini Agama Islam. 

Tentu, bagi kita yang peduli dengan masa depan kita di akhirat nanti, tidak akan sembarang memilih usaha/ bisnis, tentu akan ditelaah dulu, dipilih dan dipilah. Apapun bisnis nya bila tidak sesuai syar'i tentu akan kita hindari dan akan kita cari bisnis yang bisa membawa keselamatan dan keberkahan di dunia dan akhirat.

"Walaupun untungnya besar, kalau sesuai syariat agama, tentu lebih nikmat dan berkah daripada bisnis yang untungnya kecil dan tidak tidak sesuai syariat". Ya, iyalah...

Just info, penulis bukan lah pegiat MLM jadi tulisan ini bukanlah promosi MLM, namun juga bukan hater sistem penjualan dengan sistem jaringan ini. Tulisan ini, hanya pengingat rambu-rambu bila anda bergelut di bidang multi level marketing, ada baiknya mempelajari dulu sistem yang digunakan dan praktek yang terjadi.

Sejatinya, sebelum kita terjun dalam suatu bisnis, kita harus mengetahui dulu "ilmu"nya yakni sesuai dengan pedoman kita umat Islam yakni Al Quran dan Al Hadits. Di sana secara jelas di kupas tuntas bagaimana bermuammalah sesuai syariat (muammalah syar'iyyah). Supaya kita tidak terjerumus di dalam hal yang dilarang agama. seperti unsur dhorror, ghorror, dzulmun, maisyir, dll

Adakalanya karena tergiur keuntungan besar yang ditawarkan padahal bisnisnya tidak realistis, kemudian sampai jual tanah, jual rumah, dll ternyata belakangan tertipu dan uang yang diinvestasikan bablas tak jelas rimbanya.

Apa itu Multi Level Marketing (MLM)?

Kita perlu mengerti dan memahami bahwa MLM atau multi level marketing adalah salah satu cara/sistem distribusi atau perdagangan produk/jasa yang mengatur sendiri sistem pembagian komisi diantara agen-agen atau anggota-anggotanya.

Pada jalur distribusi yang biasa, dari pabrik, ke agen provinsi, kabupaten, grosir dan toko, sampai ke konsumen merupakan mata rantai yang terputus-putus. setiap mata rantai mengambil bagian keuntungannya sendiri-sendiri.

Sedangkan, dalam sistem distribusi MLM, dari pabrik, produk didistribusikan oleh distributor-distributor yang berhak membangun jaringan distributor sampai ke konsumen, dilakukan dalam satu rangkaian yang pembagian komisinya diatur sedemikian rupa (biasanya memakai software) sehingga yang mencapai target kerja pribadi dan group distributor mendapatkan hak komisi yang lebih besar.

Dengan makin banyaknya perusahaan yang menerapkan sistem perdagangan secara MLM dan makin banyak masyarakat yang mencari mata pencaharian disana, maka seyogyanya agar dapat memilih dan memilah mana sistem yang sesuai dengan syariat agama dan mana yang tidak, sehingga tetap mendapatkan pahala dan barokah dari Alloh SWT.

Adapun ciri-ciri bisnis multi level marketing yang sesuai syar'i harus memenuhi syarat sbb :

1. Adanya obyek transaksi riil yang diperjualbelikan berupa barang atau produk jasa;

2. Barang atau produk jasa yang diperdagangkan bukan sesuatu yang diharamkan dan atau yang dipergunakan untuk sesuatu yang haram;

3. Transaksi dalam perdagangan tersebut tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulm, dan maksiat;

4. Tidak ada kenaikan harga/biaya yang berlebihan (excessive mark-up), sehingga merugikan konsumen karena tidak sepadan dengan kualitas/ manfaat yang diperoleh;

5. Komisi yang diberikan oleh perusahaan kepada anggota harus jelas besaran maupun bentuknya ketika dilakukan transaksi (akad) berdasarkan pada prestasi kerja yang terkait langsung dengan volume atau nilai hasil penjualan barang atau produk jasa.

6. Tidak boleh ada komisi atau bonus secara pasif yang diperoleh secara reguler/terus-menerus tanpa melakukan kerja pembinaan dan atau penjualan barang dan atau jasa;

7. Rencana komisi (marketing plan) oleh perusahaan kepada anggota tidak menimbulkan ighra’ (daya tarik luar biasa yang menyebabkan orang lalai terhadap kewajiban- kewajiban agamanya demi melakukan hal-hal atau transaksi dalam rangka memperoleh bonus atau komisi yang dijanjikan) termasuk merusak kerukunan dan kekompakan dalam sesama umat muslim.

8. Tidak boleh ada eksploitasi dan ketidakadilan (dzulmun) dalam pembagian bonus dan kesempatan antara anggota yang bergabung awal dengan anggota yang bergabung belakangan.

9. Sistem perekrutan keanggotaan, bentuk penghargaan dan acara seremonial yang dilakukan, tidak boleh mengandung unsur yang bertentangan dengan aqidah, syariah dan akhlak mulia, seperti syirik, kultus, maksiat dan lain-lain;

10. Setiap distributor yang melakukan perekrutan keanggotaan berkewajiban melakukan pembinaan dan pengawasan kepada anggota yang direkrutnya tersebut;

11.Tidak boleh melakukan kegiatan money game (kegiatan penghimpunan dana masyarakat atau penggandaan uang dengan praktik memberikan komisi dan bonus dari hasil perekrutan atau pendaftaran anggota baru dan bukan dari hasil penjualan produk, atau dari hasil penjualan produk namun produk yang dijual tersebut hanya sebagai kamuflase atau tidak mempunyai mutu/kualitas yang dapat dipertanggung jawabkan)

Selanjutnya menanggapi maraknya skema investasi yang menggunakan cara member get member seperti pola MLM, kita perlu berhati-hati. Pada dasarnya berinvestasi itu HALAL, yang membuatnya menjadi haram adalah bila terdapat beberapa faktor, sebagai berikut :

1. Investasi dengan sistem bunga / interest.

Kita harus memastikan bahwa sistem pengembalian investasinya adalah mudhorobah, yaitu investasi "bagi hasil" (bisa untung, bisa juga rugi). bukan sistem "riba" yang membungakan uang (memastikan mendapatkan untung sekian % dari modal tanpa kerja apa-apa lagi). Sebab bila investasi itu menggunakan cara pembungaan uang, maka hukumnya menjadi haram karena akadnya yang riba itu.

2. Investasi harus pada bidang yang halal.

Kita juga HARUS memastikan bahwa investasinya pada perusahaan yang halal, baik produknya maupun metode pengembangan usahanya. Maka bila perusahaannya itu memproduksi makanan haram, prostitusi, obat-obatan narkotika dan sejenisnya, maka investasi itu pun ikut haram.

(Rata-rata investasi yang 100% online, sulit untuk membuktikan dimana sebetulnya perputaran uangnya atau malah mengandung ghoror, maysir, dll)

3. Menghindari investasi yang bersifat spekulasi atau judi atau untung-untungan untuk mendapatkan keuntungan sebanyak-banyaknya.  

Pada akhirnya semua dikembalikan kepada kefahaman masing-masing. Tulisan ini hanya sebagai bahan pertimbangan cara memilih bisnis multi level marketing (MLM) yang sesuai syar'i (syariat agama), tentunya agar kita barokah dan selamat dunia dan akhirat.

Blogging Sambil Hasilkan Uang, Bisa Kok!, Mau? Ayo Ngeblog!

Apakah anda seorang blogger? blogger diartikan sebagai orang yang mempunyai blog atau membuat konten dalam sebuah blog. Sementara aktivitas ngeblog disebut blogging.
Ada berbagai alasan seseorang melakukan kegiatan ngeblog (membuat blog, mengisi blog dengan artikel, mempercantik blog, mengoptimasi blog, dll), beberapa diantaranya: 

1. Ngeblog untuk menyalurkan ide, hobby dan bakat terpendam 
2. Ngeblog untuk curhat/ mencurahkan isi hati (semacam diary online) 
3. Ngeblog untuk bisnis (memperkenalkan dan promosi produk/ jasa) 
4. Ngeblog untuk berbagi info (info kesehatan, info pendidikan, info seputar rumah tangga, info seputar bayi, dsb) 
5. dan lain sebagainya

Sebenarnya apapun alasan kita ngeblog di atas, kita bisa menghasilkan uang dari internet dari aktifitas ngeblog lho ! Mungkin diantara pembaca ada yang masih bingung maksudnya bagaimana? 

Ya, dari aktifitas ngeblog kita bisa dapat uang ! uang halal, bukan dengan cara mencuri, bukan dengan cara menipu, bukan dengan cara merugikan orang lain. Caranya?

blogging, monetize blog

Ada banyak cara untuk mendapatkan uang dari aktivitas berinternet ria, diantaranya:

1. Memasarkan Produk Sendiri

Jika Anda memiliki produk yang bisa dijual baik dalam bentuk fisik (misal: makanan, minuman, elektronik, perlengkapan rumah tangga, buku, dll) maupun produk non fisik dalam bentuk e-book (buku digital dalam bentuk file yang bisa diunduh/download), maka Anda dapat mempromosikan produk dan jasa tersebut melalui media blog. Dengan media blog kita bisa perkenalkan produk kita, apa manfaatnya, berapa harganya, bagaimana cara menggunakannya, dll.

Contoh produk fisik : misal kita menjual produk baja, kita bisa buat blog seperti ini: www.steelindopersada.com 

contoh lagi ada yang menjual cymbal dengan blog gratisan saja dan terbukti earning / menghasilkan uang dari penjualan produk cymbals, anda bisa mengunjungi nebulae cymbals

Produk non fisik, misal anda punya keahlian cara membuat kue, jasa membuat desain / pembuatan blog/website, jasa penterjemah, jasa pembuatan loga, jasa pengetikan thesis, skripsi atau disertasi, jasa SEO (search Engine Optimization). Kita bisa membikin e-book nya dan kita pasarkan baik di blog sendiri, di media sosial (facebook, twitter, pinterest, instagram, dll)

2. Sebagai Affiliater, Memasarkan Produk Orang Lain (afiliasi)

Tak perlu khawatir bila kita tidak memiliki produk sendiri, kita bisa menjualkan produk milik orang lain (baik berupa produk fisik maupun non fisik (ebook) yakni kita turut memasarkan produk tersebut menjadi afiliater pemilik produk dan nanti kita dapat komisi bila terjadi closing transaksi penjualan. 

Bahkan ada yang disebut sistem dropship dimana produk yang dipesan pembeli langsung dikirim dari yang punya barang dan kita tinggal menerima komisinya saja. Enak khan, tidak perlu repot packing dan mengirim barang, kita hanya bertugas mempromosikan barang/jasa orang lain, dan yang mengurus pengiriman dsb adalah yang punya barang/jasa. 

Contoh memasarkan produk orang lain misalnya kita memasarkan ebook : Solusi Penyakit Peredaran Darah , e-book Program Hamil - Panduan Cerdas Cara Cepat Hamil, dll.

Baca juga  :
Cara Menghasilkan Uang dari Internet dengan Bisnis Afiliasi Gratis

3. Menyediakan ruang (space) iklan di blog kita

Ini biasanya bila blog kita ramai pengunjung sehingga ada pemasang iklan yang tertarik memasang iklannya di blog kita. 

Bila ada pemasang iklan yang tertarik memasang iklan di blog pribadi kita,  kita bisa memberikan tarif atas pemasangan iklan tersebut. Syaratnya tentu saja blog kita harus ramai pengunjung dan dianggap prospektif bagi pemasang iklan yang isi blog nya sesuai dengan materi iklannya.

Iklan tidak hanya dapat dipasang di sidebar saja, namun juga dapat dipasang di bagian artikel/postingan, baik di atas judul postingan, di bawah judul postingan, di bawah postingan, di bagian header blog, dan di bagian footer blog.

Blog yang bisa dipasangi iklan selain di blog pribadi yang disebutkan di atas, space iklan bisa dipasang juga di blog khusus iklan seperti ini : http://www.pasangiklangratisonline.com, blog tersebut memang blog yang khusus untuk para pemasang iklan baik iklan gratis maupun yang berbayar (premium).

Baca Juga :
Cara Memasang Iklan

Mengapa orang memasang iklan di blog orang lain?

Tentu saja alasan utamanya adalah memperkenalkan produknya seluas mungkin agar dikenal khalayak serta alasan yang tidak kalah penting yakni untuk mendatangkan trafik pengunjung dan backlink yang mengarah ke blog nya. 

Backink adalah link yang mengarah ke blog nya, makin banyak link yang mengarah ke blog nya maka posisi blog nya semakin mengakar kuat dan makin baik posisi SERP. nya (SERP: Search Engine Result Page) yakni halaman hasil penelusuran kata kunci di mesin pencari (khususnya mesin pencari google). 

Makin baik posisi SERP nya maka blognya makin baik peringkatnya di kata kunci mesin pencari (berada di halaman 1-3) mesin pencari. 

Misal ada yang mencari produk "coklat" memakai mesin pencari google.com atau google.co.id, kemudian blog kita ada dihalaman terdepan mesin pencari tersebut, maka biasanya blognya selalu ramai dan ini potensi produknya laku keras dibeli orang. 

Nah, selain kualitas artikel, trafik dan backlink cukup menentukan posisi SERP ini. Oleh karena itu para pemasang iklan, akan mencari blog yang ramai pengunjung dan rela merogoh koceknya untuk beriklan di blog kita. 


Mereka juga akan mencari para penyedia jasa iklan yang memikili publisher (penerbit) yang ramai pengunjung. Publisher adalah orang-orang yang memiliki blog dan bekerjasama dengan pihak penyedia jasa iklan untuk turut memasarkan iklan para pemasang iklan.

Contoh Penyedia jasa Iklan Lokal misalnya: kliksaya.com

Berikut ini penjelasan situs iklan lokal kliksaya.com
dapatkan uang dari internet
SELAMAT DATANG DI SITUS KLIKSAYA.COM
KlikSaya.Com adalah pasar periklanan online Indonesia. Dengan mempergunakan jasa kami, Anda dapat memasang iklan Anda ke berbagai situs terkemuka, dengan biaya yang terjangkau, serta fitur dan laporan iklan yang lengkap dan transparan.

Sistem biaya pemasangan iklan yang kami gunakan adalah Pay-Per-Click (PPC) atau Bayar per Klik. Mengapa PPC? Karena sistem ini adalah yang paling fair baik bagi pemasang iklan maupun penerbit iklan. Sistem ini fair karena pemasang iklan hanya membayarkan penerbit sesuai dengan kinerja dari situs penerbit. Bila penerbit bisa menghasilkan banyak pengunjung dan berkualitas bagus, maka komisi untuk penerbit otomatis akan menjadi lebih besar. Sebaliknya bila situs penerbit kebetulan sedang sepi seperti di hari libur atau sedang terkena gangguan teknis/down, maka biaya yang perlu dibayar oleh pemasang iklan menjadi lebih kecil.

Tentunya kami juga memperhatikan biaya periklanan yang telah diinvestasikan oleh pemasang iklan pada situs kami. Kami juga tidak tidak ingin dana periklanan habis tanpa memberikan hasil yang setimpal kepada pemasang iklan. Oleh karena itu dalam sistem kami telah ditambahkan sistem anti-fraud click, yaitu sistem yang dapat mencegah agar penerbit iklan tidak melakukan kecurangan klik terhadap iklan hanya untuk semata-mata meningkatkan keuntungan pribadi.

Salah satu perlindungan yang kami berikan kepada pemasang iklan adalah sistem unik klik. Pemasang iklan hanya dikenakan biaya untuk klik yang berasal dari IP unik. Bila IP yang sama melakukan klik ulang pada iklan yang sama, maka klik yang berulang ini tidak dikenakan biaya. Dengan adanya sistem ini, maka dana periklanan pemasang iklan akan terlindungi dari pengunjung yang mengklik secara berulang-ulang.

Jangan ragu lagi, segera Daftarkan situs Anda sekarang juga! Dan dapatkan manfaat dari jaringan kami untuk meningkatkan penjualan situs Anda.
Di atas adalah penjelasan salah satu penyedia jasa iklan yang mempertemukan antara pemasang iklan, publisher (penerbit iklan yang bekerjasama dengan penyedia jasa iklan yang menyediakan blognya untuk dipasangi iklan dari pemasang iklan) serta mempertemukan dengan pembeli/pemakai iklan. 

Apa keuntungan Penyedia jasa iklan di atas? 
Mereka mendapat bayaran dari para pemasang iklan yang mempercayakan iklannya dipasang di penyedia jasa iklan tersebut.

Apa keuntungan publisher/ penerbit iklan ?

Ia akan mendapatkan komisi setiap iklan yang dipasang di blognya ada pengunjung yang mengklik nya (dibayar perklik/ Pay per click - PPC).

Darimana pihak kliksaya.com membayar publisher/penerbit? ya dari uang pemasang iklan yang sebagian diberikan kepada publisher.

Apa keuntungan bagi pemasang iklan? iklannya makin rame, makin dikenal, dan mendapatkan trafik pengunjung ke blognya sehingga kemungkinan terjualnya produk mereka semakin besar. Pihak kliksaya.com sebagai penyedia jasa iklan memang mempersyaratkan blog yang bisa bekerjasama memasang iklan para pemasang iklannya adalah blog yang sudah pageviews nya 10.000/ bulan. Jadi pemasang iklan juga akan merasa yakin produknya laku terjual sehingga tidak merasa rugi mengeluarkan biaya iklan karena iklannya cukup efektif dan dipasang di blog yang rame pengunjung.

Berikut screenshot contoh laporan klik harian sebagai pendapatan dari kliksaya.com :


Dari screenshot di atas pada tanggal 18 Agustus 2015 saya mendapat klik dari pengunjung (mengklik iklan yang dipasang di salah satu blog kami, sebanyak 5 klik dengan total pendapatan Rp 1.950,- , lumayan khan? katakanlah rata-rata 2000 rupiah maka sebulan dapat 60.000 rupiah. 

Itu dari satu blog. Kalau kita punya 10 blog dengan penghasilan rata-rata 2000 rupiah, sebulan bisa dapet rata-rata 600 ribu. Cukup untuk membiayai biaya ngeblog dan buat beli cemilan/ kopi sambil ngeblog. Itu penghasilan dari kegiatan ngeblog sambilan, apalagi kalau anda menjadi full timer ngeblog. Bisa Anda bayangkan sendiri? hehe..

Belum lagi dari penghasilan lain, misal dari komisi menjualkan produk (produk fisik/non fisik) milik orang lain. Maka tak heran kegiatan ngeblog bisa menjadi mata pencaharian.

Kembali ke topik menjadi publisher/penerbit kliksaya.com. Bila blog kita tidak memperkenankan penayangan iklan dewasa, iklan Konten iklan bisa kita setting blokir konten dewasa.

 


Contoh Bukti Pembayaran

Kita harus hati-hati iklan PPC (Pay per click) seperti di atas banyak yang merupakan scam (penipuan) dan mereka tidak membayar para publishernya. Saya berani menampilkan penjelasan dan gambar di atas karena sudah mengetahui dan mengalami bahwa iklan PPC di atas bukanlah merupakan scam/penipuan dan terbukti membayar publishernya.
 



NB: Walau saat ini KLIKSAYA.COM tidak diketahui rimbanya, lenyap bagai ditelan mbak  maya (baca:dunia maya), namun sudah banyak yang sudah earning / menghasilkan uang dari program PPC ini.

Program PPC sejenis, anda bisa mengikuti program Adsensecamp.com.

Adsense Indonesia
AdsenseCamp merupakan website yang memberikan kesempatan bagi Anda untuk memperoleh penghasilan tambahan dengan menyediakan ruang pada website Anda sebagai tempat pemasangan iklan bagi advertiser. AdsenseCamp juga memberikan kesempatan kepada para Advertiser yang berkeinginan mempromosikan iklannya yang bakal disebarkan kepada web owners yang telah terdaftar di AdsenseCamp.

Pada saat ini, member adsensecamp.com sudah mencapai 187168 member.
Si Tukang Tidur Main Adsense, google Adsense Contoh PPC di atas adalah PPC lokal, bila anda ingin mendapatkan penghasilan lebih besar, kita bisa mempelajari google adsense, afiliater amazon, clickbank.com. 

Sebenarnya masih banyak cara menghasilkan uang dari internet dari kegiatan ngeblog / blogging, misalnya anda seorang pehobi fotography, maka foto-foto anda bisa diupload di website-website yang menerima foto-foto kita dengan syarat resolusi tertentu, maka setiap ada yang mengunduh men-download foto anda di website tersebut maka anda akan memperoleh uang.

Kita juga bisa mendapatkan uang dari menulis artikel tentang bisnis/ website perusahaan orang lain untuk kita ulas di blog kita, kegiatan ini biasanya disebut dengan Paid for Review

Kita juga bisa sengaja membuat blog, mengoptimalisasikannya, kemudian menjual blog tersebut dan kita akan mendapatkan uang dari penjualan blog tersebut.

Selamat Ngeblog sambil menghasilkan uang baik dalam bentuk rupiah maupun dalam bentuk dollar. Yuk, kita manfaatkan kegiatan blogging kita untuk dapatkan uang, memanfaatkan internet untuk menambah penghasilan bahkan banyak para blogger yang menjadikan aktifitas ngeblog nya di internet sebagai penghasilan utama.

Jangan hanya menggunakan internet untuk update status galau, pamer kekayaan, dll. Media sosial pun bisa digunakan misal media sosial facebook, kita bisa menggunakannya sebagai media promosi dan kita mengenalnya dengan teknik facebook marketing.

Salam blogging.