Showing posts with label inspirasi. Show all posts
Showing posts with label inspirasi. Show all posts

Rabid, Mahasiswa Terbaik Fakultas Kedokteran UI 2017.


Rabid, Mahasiswa Terbaik Fakultas Kedokteran UI 2017 dengan IPK 3,72.

Rabid Yahya Putradasa, mahasiswa Fakultas Kedokteran terpilih menjadi Mahasiswa Terbaik di Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (UI) 2017 dalam acara Wisuda Mahasiswa UI 2017 di Gedung Balairung UI, Depok, pada Sabtu (14/02).

Putra dari pasangan Dandung Sudjatmiko dan Chomsatun ini menjadi mahasiswa terbaik dengan nilai IPK 3,72.

Ini adalah nilai yang tidak mudah didapatkan di Fakultas Kedokteran bila tidak belajar dengan giat dan berdoa.

Namun, disamping giat belajar, Rabid juga sering mengikuti pengajian di Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Faqih Mandiri (PPM AFM), Depok, Jawa Barat.

Untuk membagi waktu antara mengaji dengan kuliah di Universitas Indonesia membutuhkan seni dan pola pikir yang proporsional.


"Saya mendahulukan Alloh.."

Prinsip Rabid adalah mendahulukan mengaji daripada urusan dunia.

“Membagi antara mengaji dengan kuliah ini butuh seni dan proporsional, prinsip saya adalah mendahulukan mengaji dan saya usahakan tidak izin. Karena ilmu akhirot dengan ilmu dunia masih jauh lebih baik ilmu akhirot” tutur Mahasiswa Terbaik FK UI.

Ketika kebanyakan dari orang-orang itu, biasanya memilih untuk tinggal lebih leluasa dan tidak ada banyak aturan, namun berbeda dengan mahasiswa kelahiran
Surabaya ini, Rabid lebih memilih tinggal di PPM Al-Faqih Mandiri daripada tinggal di kost sekitar Universitas Indonesia dan
Rabid menyarankan untuk tinggal di PPM. “Saya lebih memilih tinggal di PPM daripada tinggal di kost karena di Pondok Pesantren

Mahasiswa sholat 5 waktu bisa tertib, saling nasehat dan menasehati, bertemu dengan orang-orang shalih dan biaya
akomodasinya pun juga realtif murah, dan saya menyarankan untuk mahasiswa untuk tinggal di PPM karena lebih banyak manfaatnya daripada mudhorotnya”ujar
santri PPM AFM tersebut.

Rabid juga menambahkan waktu sisa antara mengaji dengan kuliah itu dapat diisi dengan belajar. Karena jika kita mendahulukan kepentingan Allah SWT, insya Allah dengan waktu yang sedikit itu
dapat dibuat efektif dan efisien oleh Allah.

Rencana jangka pendek Rabid adalah setelah menjadi dokter, tujuan Rabid tetap sama yaitu ingin menjadi seorang yang
memiliki jiwa Profesional dan Religius agar dapat bermanfaat bagi semua orang.

Mendapatkan nilai cumlaud, tidak membuat Rabid merasa tinggi hati. Bahkan Rabid tidak menyangka mendapatkan nilai IPK tertinggi karena ini adalah pertolongan dari Allah.

“Saya mendapatkan nilai
cumlaud ini berkat pertolongan dari Allah, saya merasa sebenarnya biasa-biasa saja
namun banyak orang yang mendoakan baik orang tua maupun orang-orang sekitar. Tujuan utama Rabid itu bukan untuk mendapatkan nilai cumlaud namun untuk mencari ilmu agar bermanfaat bagi semua orang.

“Motivasi saya itu bukan untuk
mencari nilai cumlaud namun orientasi saya hanya untuk mencari ilmu dan ilmu nanti dapat berguna untuk pasien saya, belajar dengan setulus hati dan tidak pamrih, diniati ilmunya bisa barokah untuk
semua” tutup Rabid.

Semoga bisa menjadi motivasi bagi kita semua

Kisah Emak yang satu ini, bukan sekedar "From Zero to Hero".

Kalau "From Zero to Hero" sih biasa, tapi kalau "from Minus to Hero", itu baru luar biasa.

Kisah inspiratif ini, penulis dapatkan di blog emakpintar.asia sebuah blog berisi forum berbagi dan edukasi antar emak-emak. Tak dipungkiri ternyata emak-emak juga banyak yang menjadi bagian dari pejuang keluarga.

Banyak lho emak-emak yang pintar mencari uang dan menjadi pejuang keluarga. Mungkin Anda, pembaca blog ini, salah satu emak yang pintar cari uang ! Pintar cari uang ini, maksudnya turut membantu suaminya/ keluarganya mencari nafkah untuk keluarganya. Bukan sekedar "pintar mencari uang suami", dimana pun suaminya menyimpan uangnya, di selipkan di dompet, disembunyikan di laci, di lemari, di bawah bantal, di rekening, di tempat manapun pasti ketemu...maksudnya bukan pintar mencari uang yang disembunyikan suaminya...hehe....just kidding, please!

Membaca kisah perjuangan emak yang satu ini memang patut diacungi jempol. Kisah perjuangan hidup, kesabaran, tak pantang menyerah, senantiasa belajar dan tawakkal kepada Allah SWT.

Yuk kita ikuti kisahnya !


Emakpintar.asia

"Pernah Bangkrut , Kini Dinii Fitriyah Berbisnis Tanpa Hutang Hingga Punya 300 Agen"

Pernah punya bisnis komputer yang sudah berbentuk CV, ada 3 toko, omset mencapai 600-700 juta/bulan, dan sudah bisa membeli tanah, tapi berujung bangkrut. Hal tersebut justru tidak membuat Dinii Fitriyah trauma berbisnis. Ia pun berbagi cerita bagaimana bangkit dan kini memiliki usaha baru yang berhasil menggandeng 300 agen.

Bisnis Komputer Bangkrut dan Aset Hilang

Emak dari tiga anak memilih berbisnis karena tidak ada pilihan lain. Saat itu, ijazah miliknya dan suami hilang terbawa banjir. Apalagi ia memang sudah berbisnis sejak masih kuliah. Antara lain konter HP, toko foto copy dan ATK, antar jemput anak sekolah, rental mobil, pecel lele, dan toko komputer. Dan semua bisnis tersebut sudah kolaps.

Emak kelahiran Palembang ini memang pernah memiliki bisnis komputer yang berkembang pesat. Tapi karena ingin nambah modal, ia mengajukan pinjaman ke bank. Sayangnya, di tahun keempat, cicilan macet dan musibah datang beruntun. Mulai mengalami pendarahan saat hamil anak ketiga, suami tabrakan di Semarang, sehingga hampir dua bulan konsentrasi menyelesaikan masalah tersebut. Ditambah dengan karyawan yang tidak amanah, sekaligus dollar yang terus naik tajam, hingga musibah banjir yang datang tanpa diduga. Akhir tahun 2014, usahanya tutup dan semua aset serta  hartanya melayang.

Pada Oktober 2014, Emak 35 tahun ini seolah kembali ke titik minus. Ia beserta suami dan anak-anaknya pergi meninggalkan rumah yang sudah dicap “Rumah ini akan segera dilelang”. Lalu mengungsi ke kamar kos ukuran 2,5x3 sehingga sekamar berlima dan tidur beralaskan karpet. Belum lagi setumpuk utang yang hingga kini masih dicicil. Sejak saat itu, ia membatasi jatah makanan anak-anak, pindah ke sekolah negeri agar gratis, dan menitipkan si bungsu kepada adiknya karena tidak mampu membeli susu dan diapers.

Mulai Berbisnis dari Nol Lagi

Ibu rumah tangga yang satu ini pun berjuang mati-matian agar dapat bertahan hidup. “Saya berjualan aksesori di alun-alun setiap minggu pagi, belanja barang ke Jakarta naik bis berangkat subuh dan pulang subuh, akrab dengan terminal, akrab dengan Cikampek di larut malam, tidur di stasiun Senen sudah biasa, nongkrong di Palimanan nunggu elf jam 3 pagi sudah rutin saya lakukan, makan sehari sekali juga Alhamdulillah,” kenangnya.

Satu hal disadari Emak dari Andiennayla Alfakhira ini, agar bisa melesatkan bisnis lagi, yaitu terus belajar dari kesalahan-kesalahan di masa lalu. Januari 2016, ia dan keluarga  hijrah total ke Bandung. Tidak hanya pindah tempat tinggal, tapi “hijrah” secara keseluruhan termasuk penampilannya. Ia mengontrak rumah kecil di Bandung dengan biaya 1 juta/bulan. Di kota kembang tersebut, ia mencari ide dan inspirasi ke berbagai tempat, mengikuti pelatihan gratis, sampai akhirnya bertemu dengan komunitas Tangan Di Atas (TDA).

Di komunitas tersebut, Emak yang ulang tahun setiap tanggal 6 Agustus ini, mencari banyak ilmu hingga tercetus berbisnis baju muslim. Dengan ditemani sahabat sesama anggota TDA, ia belajar mengenal kain, proses produksi hingga bisa dijual. Ia menambahkan, “Saya juga belajar mengenai bisnis online dengan banyak pakar. Saya praktekan satu-satu semua ilmu itu meskipun dengan apa adanya. Selain itu, saya juga belajar dengan Indari Mastuti.”

“Melahirkan” Brand Mouza

Pada 1 Februari 2016 lalu, Brand Mouza untuk pertama kali melakukan launching produknya. Emak dari Deidanish Dzimar ini, memproduksi gamis sekitar 400 pcs. Di hari pertama, sukses terjual 208 pcs. Sebagian keuntungannya masih bisa membuat keluarganya pindah ke rumah kontrakan yang lebih memadai dan lebih nyaman. Saat ini, Mouza sudah menjual ribuan produknya. Selain itu, ada juga khimar, pashmina, outer, kaos kaki, bross, dan masih banyak lagi. Bahkan ketika launching ke 6, Mouza berhasil mencatat penjualan 1000 pcs dalam hari pertama launching. Hingga kini, memiliki agen lebih dari 300 orang. “Mouza terus meningkatkan kapasitas produksinya secara bertahap. Kenapa bertahap? Karena Mouza tidak membesarkan bisnisnya dengan investasi atau pinjaman maupun utang. Maka, 100% memutar uang yang ada, memutar modal pertama dulu yang tak sampai 10 juta. Dan 100% Mouza bisnis dengan uang cash,” tegasnya.

Tips Melesatkan Bisnis ala Dini Fitriyah

Sebelum menutup wawancara, Emak dari Defandry Ermanu ini berbagi tips agar bisa melesatkan bisnis, yaitu:

1.Gunakan waktu sefektif mungkin. Ia bangun lebih pagi, dan tidur lebih malam dari biasanya.

2.Belajar, belajar, belajar dan terus belajar. Tak peduli itu gratisan atau berbayar. Yakin saja jika semua ilmu itu akan bermanfaat, entah untuk dipraktekan atau untuk dibagikan lagi.

3.Mencatat setiap kesalahan yang pernah dilakukan saat bisnis terdahulu. Selalu mengingat agar tidak diulangi.

4.Menemui banyak orang untuk berdiskusi, silaturahim dengan banyak pelaku bisnis untuk sharing, berkonsultasi dengan ahli untuk masalah dalam bisnis.

5.Membeli buku dari yang murah sampai yang mahal untuk belajar.

6.Melakukan marketing langit.

7.Menjadikan orangtua sebagai raja dan ratu, mengistimewakan mereka dalam bagaimanapun keadaannya. Usahakan, ada sedekah rutin setiap bulannya.

8.Jangan terlalu banyak alasan untuk maju, agar Allah juga tak perlu memberi alasan untuk melimpahkan rezeki. Jangan pakai alasan repot punya anak, alasan enggak bisa ini itu, dan alasan lain, tapi move on! Dengan mencari solusi agar bisa maju.

9.Jangan baperan. Mau di-PHP-in, dapat komplain, tidak ada pembeli, atau omset turun, jangan baper. Hadapi dengan biasa saja dan tetap terus istiqomah menjalankan strategi, karena semua butuh proses.

“Yang jelas, hidup itu sulit, maka lakukanlah sesuatu agar menjadi mudah,” pungkasnya.

BIG NO TO RIBA !!!

Ternyata setelah ditelisik lebih lanjut, kisah Dinii Fitriyah ini menceritakan kisah nyata dari orang yang Mencari Jalan Pulang untuk mengharap ridhoan Allah.

Seseorang Yang pernah terjungkir, dan tersungkur kejurang RIBA. Kisah nyata dari DINII FITRIYAH semoga menjadi pelajaran untuk kita semua.
-------
BIG NO TO RIBA!! (juli.2016)

Kemarin siang ketika beres2 toko, tak sengaja menemukan dokumen ini, dokumen yang saya fikir sudah saya buang, ternyata masih ada, usang dan sobek.

Tiba-tiba air mata mengalir deras.. otak saya dipaksa mengingat-ingat lagi kenangan pahit ini. Riba! Yang telah membuat saya hidup tak jelas arah.

Sebegitu terlenanyakah saya dengan riba.. sampai saya terjerat,tersungkur tak berdaya di putaran roda terbawah menghadapi kerasnya hidup jauh dariNya..

Sepertinya, Riba itu mengandung zat adiktif yang membuat pelakunya ketagihan. Ketika itu, apa yang saya inginkan begitu mudah dicapai. Semua sesuai target.

Saya ingin beli tanah, bank memenuhi, belumlah lunas, ditawari kembali untuk biaya bangun, saya terlena, belum lagi modal usaha, kendaraan, semuanya hasil kredit dari bank, kerjasama dengan leasing.

Terngiang banyak orang bilang "Pengusaha ya wajar banyak utang", atau "Gunakan duit bank kalo mau sukses," atau "Ngapain pake duit sendiri kalau bank mau ngasih,". Saya terlena.

Padahal kata2 itu adalah lubang perangkap yang akan menenggelamkan kita pada kegelapan yang paling pekat.

Perusahaan kolaps dengan cara yang tak pernah kami duga. Dengan musibah beruntun yang datang tak henti2. 2014 akhir, 3 ruko yg dijadikan jaminan itu akhirnya ditulis "Bangunan ini akan segera dilelang".

Karena 3 bulan saya sudah menunggak (pernah direschedule sekali, dan menunggak lagi 1 bulan dan tidak diberi kesempatan lagi) .
Huhhh, berasa lagi degdegannya kalau saya ingat bahwa saya pernah punya cicilan 20jt/bulan (kurleb hampir 4th yang terbayar). waktu itu saya punya penghasilan sekitar 50jt/bulan dr 1 toko, blm 2 toko lainnya, kecil2 tp ya lumayan.

Ya, banknya SYARIAH. katanya SYARIAH. Tapi aturan tetap aturan. Tak ada ampun bagi siapapun, tak sanggup bayar, jual! tak bisa jual, lelang!
Bank itu hanya mau dekat2 kita kalau kita bisa memberikan keuntungan buat mereka, kalau tidak, siap2 aja menghadapi kehancuran.

Saya hanya diberi waktu maksimal 3 bulan untuk menjual ruko seharga 1,5M, di daerah. Tapi, saya tak bisa. Ya sudah pasrah..

Waktu itu tak banyak yang tau kisah ini, pun teman2 terdekat, meskipun saya msh sering update FB. Toh saya ceritapun mungkin tak akan ada yang percaya. Ada yang saya punya janji dan tak bisa ditepatipun akan bilang "ngarang, alibi, cuma alesan, dll"

Tlp tak berhenti berdering, yang nagih dari bank datang hampir tiap hari. Mobilpun diserahkan sama yang biayain alias leasing, tanpa basa basi, setelah disita tak ada konfirmasi apapun, dana lebih, dll (sudah nyicil 1th, kontrak 2th).

Hanya bisa pasrah sampai titik terendah.. Sampai akhirnya harus ngekos, tidur sekamar berlima.. (nulis ini gemeteran sambil nangis), terbayang lagi bagaimana si kakak harus pindah sekolah, harus berhenti semua lesnya, harus menjatah anak2 lauk makan 1500/hari..
Ah gak sanggup ceritain detilnya.

Teman, intinya harta itu titipan. Tak usah dipaksakan jika memang belum mampu beli. jangan percaya omongan "kalo tidak kredit ga akan punya2".

Allah maha kaya, MAHA KAYA. sekali lagi, MAHA KAYA. "kalo tidak kredit ga akan punya2", orang yang bilang gitu, dia tidak percaya sama Allah, makanya kalo ga kredit dia ga akan punya2.

Tidak. Saya tidak pernah menyesali semua kehilangan yang pernah saya alami dulu. Bahkan saya mensyukurinya. Dengan begitu Allah ingin saya lebih mendekat padaNya.

Sekarang, saya tidak akan pernah mengulanginya lagi. Gak apa2 sekarang kontrak dulu, kantor di garasi dulu. Kalau kebeli, baru pindah. Kalau masih belum kebeli, ya ngontrak aja lagi. Masih belum kebeli juga, kontrak again.

Gimana kalau ga kebeli2? gak apa2 toh harta mah ga dibawa mati. Kasian dong anak2 kalau kontrak terus? gimana nanti masa depan mereka? ya ga gimana2, da Allah mah maha besar, anak2 sudah punya rezeki masing.
Insyaallah.. bisa.

Margin mirip bunga, beda nama doang.
(yang mau ambil rumah via KPR, Mobil, motor pakai lising coba difikir lagi)

"Tidak ada seorangpun yang melakukan praktek riba kecuali akhir dari urusannya adalah hartanya menjadi sedikit" (HR. Ibnu Majah, dari sahabat Abdullah bin Mas'ud Radhiyallahu anhu, disahihkan oleh Al-Imam Al-Albani Rohimahullah dalam Shahih Ibnu Majah)

Semoga menjadi perhatian untuk perbankan syariah di Indonesia agar menjadi lebih baik lagi agar tak ada pihak yang terdzolimi.

Alhamdulillah sekarang sudah bisa merangkak bangkit lagi, Allah menggantinya dengan lebih berkah. Sudah bisa beli mobil lagi, beli motor lagi, bisa usaha lagi, meskipun tidak mewah tapi hidup menjadi lebih tenang.
----------------

Kisah Dinii Fitriyah di atas semoga bisa menjadi inspirasi untuk diri kita untuk Kembali ke jalan yang benar. 

Semoga kisah nyata perjuangan hidup tak kenal lelah, senantiasa belajar, shabar dan tawakal, dan yang terpenting adalah menjauhi RIBA, semoga bisa menginspirasi kita. The live is must go on ! Never give up ! Jauhi Riba !

Tentunya, di luar sana, maksudnya di dunia yang fana ini, banyak kisah emak-emak lain sebagai pejuang keluarga yang tidak terekspos namun sangat terasa oleh keluarganya, mungkin anda salah satunya.

Salut untuk Anda mak... two tumbs for you all, mak!

Genetive 2016, Kemas Kemandirian Generasi Muda dalam Berwirausaha

kemandirian, kewirausahaan, generasi muda

GENETIVE 2016, merupakan gerakan kemandirian generasi muda / generasi dalam berwirausaha agar menjadi wirausaha muda. Genetive 2016 hadir untuk para generasi muda/i yang berjiwa entrepreneur, generus yang ingin bertahan dan berhasil dalam persaingan bisnis saat ini, serta para generus yang ingin terus belajar dan ingin usahanya semakin berkembang.

2 Top Speakers akan hadir membagikan ilmu yang spektakuler. Mereka adalah :

1. Pak Wira Pradana
2. Pak Riyanto Nugroho

Pada : 6 November 2016
Pk : 8.00 - 11.30
Tempat : GSG Baitul Manshurin

Ingat ACTION itu penting namun action tanpa BELAJAR sama dengan KEBINGUNGAN


Jadikan diri anda menjadi Generus Creative pada tahun 2016.

Itulah iklan anak-anak muda di Bandung belahan Timur kepada rekan-rekannya, saat akan mengadakan gerakan kemandirian yang mereka namakan Genetive 2016 (Generasi Creative-2016).


Dalam kegiatan tersebut, pemateri yang memang para wirausaha muda, memberikan coaching kepada para peserta bagaimana caranya untuk membuat cetak biru (blueprint) sebuah rencana bisnis (bisnis plan), yakni 9 cetakan dalam perencanaan bisnis, sebagai ikhtiar selain dengan doa/usaha bathin, agar kemungkinan berhasilnya lebih besar :
  1. Produk
  2. Konsumen
  3. Kepuasan Pelanggan
  4. Jalur komunikasi
  5. Mitra
  6. Aktivitas
  7. Sumber daya
  8. Sumber Pendapatan
  9. Pengeluaran
generasi muda creative, generasi muda kreatif
Ya, anak-anak muda memang penuh gejolak darah muda yang menggebu-gebu yang harus disalurkan dalam hal positif.

Kemandirian merupakan Trisukses Keberhasilan Generasi Penerus yang kita harapkan, selain Faqihun Fiddin (faqih dan faham di dalam agama) dan Berakhlaqul Karimah (memiliki akhlaq/budi pelerti yang baik).

Dengan segala potensi yang dikaruniakan Allah SWT kepada kaum muda, kemandirian kalangan muda dan mudi adalah sebuah keniscayaan. Oleh karenanya, mereka perlu dibekali ilmu-ilmu untuk bekal mereka mencari maisyah (mata pencaharian/ mencari nafkah) untuk diri dan keluarganya, selain dibekali ilmu agama sebagi bekal untuk akhiratnya. 

Di akhir zaman, tidak dapat dipungkiri, harta, diperlukan untuk bekal duniawinya saat berkeluarga dan bergaul di masyarakat dan juga diperlukan di dalam menegakkan agama seorang mukmin. 

Kegiatan dan acara sabilillah yang makin padat/banyak, perlu dana untuk pelaksanaannya. Pembangunan berbagai sarana dan prasarana ibadah, perlu dana untuk membangunnya.  Harta, tidak boleh tidak memang diperlukan untuk kelancaran dunia dan akhirat.

Seperti disebutkan dalam sebuah riwayat at-thabrani yang haditsnya mauquf (sampai kepada Rasulullah) sebagai berikut :

إِذَا كَانَ فِي آخِرِ الزَّمَانِ لا بُدَّ لِلنَّاسِ فِيهَا مِنَ الدَّرَاهِمِ وَالدَّنَانِيرِ يُقِيمُ الرَّجُلُ بِهَا دِينَهُ وَدُنْيَاهُ
Ketika akhir zaman, tidak boleh tidak (harus) bagi manusia memiliki " dinar dan dirham " (memiliki harta) untuk menegakkan agama dan dunianya. (HR. At-Thabrani).


Dunia dan Akhirat, Dua-duanya Harus Dicari

خَيْرُكُمْ مَنْ لَمْ يَتْرُكْ آخِرَتَهُ لِدُنْيَاهُ ، وَلا دُنْيَاهُ لآخِرَتِهِ ، وَلَمْ يَكُنْ كَلا عَلَى النَّاسِ
  
Sebaik-baiknya kalian adalah orang yang tidak meninggalkan akhiratnya karena dunianya. Dan, tidak meninggalkan dunianya karena akhiratnya. Dan, Janganlah menggantungkan diri pada manusia. 

  أَعْظَمُ النَّاسِ هَمًّا الْمُؤْمِنُ الَّذِي يَهْتَمُّ بِأَمْرِ دُنْيَاهُ وَآخِرَتِه

Lebih besarnya cita-cita manusia, adalah orang iaman yang bercita-cita dengan perkara dunianya dan perkara akhiratnya. (HR. Ibni Majah)

أَصْلِحُوا دُنْيَاكُمْ ، وَاعْمَلُوا لآخِرَتِكُمْ كَأَنَّكُمْ تَمُوتُونَ غَدًا
 
"Perbaikilah/bagusilah dunia kalian (mencari nafkah yang halal dengan sebaik-baiknya),dan ber-amallah untuk akhiratmu seakan-akan kamu akan mati besok". (HR. Ad-dailamy)

َأَجْمِلُوا فِي طَلَبِ الدُّنْيَا فَإِنَّ كُلّاً مُيَسَّرٌ لِمَا خُلِقَ لَهُ  (أخرجه ابن ماجه عن أبي حميد الساعدي)

 "Bagusilah di dalam mencari keduniaan kalian (carilah nafkah dengan usaha yang baik), maka sesungguhnya semuanya akan diberi kemudahan pada apa yang dijadikan untuk kalian". (HR. Ibni Majah).

Berusahalah, Bekerjalah, Janganlah Menjadi Peminta-minta 

 أخرجه ابن ماجه عن أبي حميد الساعديعَنِ الْمِقْدَامِ رَضِي اللَّهم عَنْهم عَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهم عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ
 مَا أَكَلَ أَحَدٌ طَعَامًا قَطُّ خَيْرًا مِنْ أَنْ يَأْكُلَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ وَإِنَّ نَبِيَّ اللَّهِ دَاوُدَ عَلَيْهِ السَّلَام كَانَ يَأْكُلُ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ (صحيح البخاري)

"Tidak makan salah satu kalian sama sekali yang lebih baik, daripada makan dari hasil karya tangannya (hasil kerjanya). Dan sesungguhnya Nabi Daud AS makan dari hasil kerjanya (membuat baju perang dari besi)". (HR. Shahih Bukhary).

لَأَنْ يَحْتَطِبَ أَحَدُكُمْ حُزْمَةً عَلَى ظَهْرِهِ ، خَيْرٌ لَهُ مِنْ أَنْ يَسْأَلَ أَحَدًا فَيُعْطِيَهُ أَوْ يَمْنَعَهُ

" Niscaya jika salah satu kalian mencari 1 ikat kayu di punggungnya, itu lebih baik, daripada dia minta-minta pada seseorang, yang adakalanya ia diberi dan adakalanya tidak diberi". (HR. Shahih Bukhary).

  اَنَّ رَسُولَ اللهِ قَالا كَانَ زَكَرِيَّا نَجَّارً

 ”Rasulullah SAW bersabda : " Nabi Zakariyya adalah (bekerja sebagai) tukang kayu " (HR. Ibni Majah).

مَا كَسَبَ الرَّجُلُ كَسْبًا أَطْيَبَ مِنْ عَمَلِ يَدِهِ
(مسند الإمام أحمد) وَمَا أَنْفَقَ الرَّجُلُ عَلَى نَفْسِهِ وَأَهْلِهِ وَوَلَدِهِ وَخَادِمِهِ فَهُوَ صَدَقَةٌ

 " Tidaklah bekerja seorang laki-laki pada suatu pekerjaan yang lebih baik, kecuali hasil pekerjaan tangannya (bekerja). Dan, apa-apa yang seorang laki-laki menginfaqkan/ menafkahkan atas dirinya, keluarganya, anaknya, pelayannya, kecuali menjadi shadaqah baginya" 

Perputaran Rezeqi 9/10 (90%) Dalam Perdagangan

تِسْعَةُ أَعْشَارِ الرِّزْقِ فِي التِّجَارَةِ وَالْعُشْرُ فِي الْمَوَاشِي (سعيد بن منصور)



” 9/10 (90%) perputaran rezeqi di dalam perdagangan, dan yang 1/10 lagi di dalam peternakan " 


Ayo dukung gerakan kemandirian generasi muda dalam berwirausaha ! Bekerjalah, jangan menggantungkan diri pada orang lain...jadilah pemuda/pemudi kreatif !

MasyaAllah, Gubernur ini Miliki 10 Anak Yang Hafidz Quran

Salah satu kunci kesuksesan seseorang dalam memimpin organisasi adalah dukungan dari istri dan anak-anaknya. Orang bijak sering mengatakan, “Di balik lelaki sukses, ada wanita hebat dibelakangnya.” Jika ada lelaki yang menjadi pemimpin besar, motivator hebat, tokoh ternama dan pengusaha sukses, maka pasti ada peran besar di belakangnya.

“Hai orang-orang mukmin, sesungguhnya di antara isteri-isterimu dan anak-anakmu ada yang menjadi musuh bagimu. Maka berhati-hatilah kamu terhadap mereka dan jika kamu memaafkan dan tidak memarahi serta mengampuni (mereka). Maka Sesungguhnya Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Sesungguhnya hartamu dan anak-anakmu hanyalah cobaan (bagimu), dan di sisi Allah-lah pahala yang besar.” (QS. At Taghaabun: 14-15).

Menurut Wahbah az-Zuhaili, seorang fuqaha Suriah kenamaan, yang dimaksud musuh di sini adalah permusuhan dalam urusan akhirat, terkait sesuatu yang tidak bermanfaat bagi kalian. Mereka menyibukkan seorang laki-laki dari kebaikan dan amal saleh yang berguna bagi kalian di akhirat.

Maka waspadalah agar cinta dan kasih sayang sebagai seorang suami dan ayah kepada mereka tidak mempengaruhi ketaatan kepada Allah SWT. Kemudian Allah menganjurkan untuk memberi maaf kepada mereka.

Beruntunglah Irwan Prayitno Gubernur Sumatra Barat ini memiliki seorang istri yang tangguh. Ini terbukti, istrinya mampu mendorongnya untuk sukses di bidang yang digelutinya.

Irwan menikah di usia muda dengan sesama aktivis dalam rangka mempercepat dakwah Islam. Kedewasaan, dinamika kehidupan dan kesamaan pemikiran membentuk pasangan muda ini menjadi keluarga yang harmonis dan bahagia.

Sang istri, Hj Nevi Zuairina yang lahir pada 20 September 1965. Irwan dan Nevi memiliki 10 orang anak, yaitu Jundy Fadhlillah, Waviyatul Ahdi, Dhiya’u Syahidah, Anwar Jundi, Atika, Ibrahim, Shohwatul Ishlah, Farhana, Laili Tanzila dan si bungsu Taqiya Mafaza.

Kesepuluh anaknya memiliki prestasi tersendiri. Di antaranya ada yang menjadi juara umum di sekolahnya. Anak-anak Irwan juga semua didik untuk menghafal Al Quran sejak dini sehingga menjadi hafiz Quran.

Putra pertama mereka Jundy Fadhlillah telah menyelesaikan studi MBA di Boston Amerika, dan telah bekerja di perusahaan energi di Jakarta.

Putri ke 2 Waviyatul Ahdi telah menyelesaikan studinya di Fakultas Kedokteran Gigi UI, putri ke 3 Dhiya’u Syahidah telah menyelesaikan studinya di Institut Teknologi Bandung dan sekarang menyelesaikan S2 di Westminster University – UK.

Putra ke empat mereka Anwar Jundi kuliah di Institut Pertanian Bogor, Atika, putri ke 5 kuliah di FE UI, Ibrahim kuliah di Jurusan Teknik Kimia UI, Shohwah dan Farhana di SMA 1 Padang. Dua orang lainnya masih sekolah di SMP dan SD.

“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, keras, dan tidak mendurhakai Allâh terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.”(QS. At Tahrim: 6).

Irwan Prayitno pernah menciptakan sebuah lagu “Anakku Penyejuk Hatiku.” Lagu ini menggambarkan betapa anak-anaknya merupakan obat pelepas lelah dalam menjalani kehidupan yang keras sebagai seorang politisi. Sebuah keluarga yang sempurna di bawah ridho Ilahi, rahmat dan kasih sayang Allah swt mereka dapati, alamat badan selamat menempuh kerasnya hidup ini.

“Ya Tuhan kami, anugerahkanlah kepada kami pasangan kami dan keturunan kami sebagai penyenang hati (kami), dan jadikanlah kami pemimpin bagi orang-orang yang bertakwa.”(QS. Al-Furqan: 74)

Yuk, Kita Renungkan Kumpulan Kata-kata Mutiara Kehidupan ini !

Dalam kehidupan sehari-hari kita sebenarnya bertebaran kata-kata mutiara kehidupan berupa kata-kata bijak, falsafah kehidupan, kristalisasi makna kehidupan, dll yang bisa menjadi penyemangat hidup, inspirasi dan nasehat bagi kita dalam menjalani kehidupan yang fana di dunia ini. 

Berikut ini kumpulan kata-kata mutiara kehidupan yang bisa kita renungkan :

NRIMO ING PANDUM

Nrimo ing pandum adalah falsafah Jawa yang berarti mau, ridha, iklas, menerima pemberian (dari Allah SWT). Orang yang nrimo ing pandum adalah individu yang tawakal dan bersyukur kepada Allah SWT. Seberapa pun yang Allah berikan kepadanya, ia akan tetap bersyukur kepada Allah SWT dan menerima dengan tawakkal, penuh keiklasan . 

kata kata mutiara kehidupan
Nrimo ing pandum berarti, mensyukuri pemberian Allah tersebut tanpa berkeluh kesah dan mengkufuri pemberian Allah tersebut. Pada dasarnya, tak satupun kejadian termasuk pemberian yang luput dari campur tangan Allah yakni Dzat Yang Maha Memberi baik memberi rezeki, memberi rupa, maupun semua kejadian di langit, bumi dan seluruh alam semesta ini.

BENER-KURUP-JANJI

Bener, kurup, janji merupakan prinsip dalam bekerja. Pada dasarnya prinsip kerja bener-kurup-janji adalah prinsip kerjanya orang yang beriman kepada Allah dan hari akhir. Dimana di dalam mencari maisyah/ mata pencaharian tidak melulu dilihat dari besarnya gaji/ penghasilan tapi juga kelancaran dalam beribadah.

Bener artinya kita bekerja di dalam bidang yang benar (halal), kurup artinya pekerjaan dan hasil sebanding khususnya dikaitkan dengan ibadah, janji artinya bagaimana perjanjian kerjanya yang harus ditetapi.

kata mutiara, prinsip kerja orang iman, bener-kurup-janji

Suatu pekerjaan walaupun hasilnya besar/ banyak namun kalau bukan dari pekerjaan yang halal berarti tidak menetapi prinsip bener. Gaji besar, penghasilan berlimpah tapi kita tidak sempat ibadah berarti tidak kurup

Misal kesepakatan kerja kita dengan kantor tempat kita bekerja, masuk pukul 8 dan pulang pukul 16.00, kemudian kita selalu terlambat atau pulang duluan tanpa izin, berarti kita tidak menetapi "janji". Begitu pula misal dalam perjanjian kerja, anda sebagai pemilik perusahaan akan memberikan upah kepada karyawan kita dengan upah 3 juta/bulan, kemudian kita hanya memberikan sebagian saja tanpa udzur/ alasan jelas, berarti kita tidak menetapi "janji".

Dengan prinsip bener-kurup-janji, semua pihak terlindungi dan akan berusaha menetapi hak dan kewajibannya masing-masing.

Jodo - Pati - Bagja - Cilaka Kagungan Gusti Allah, Kumaha Gusti Allah

Jodo-pati-bagja-cilaka (Jodoh, kematian, kebahagiaan dan musibah) milik Allah SWT. Allah lah yang menentukan semuanya. Semua sudah tertulis di louhil mahfudz (papan yang terjaga) yakni tempat Allah SWT menulis semua takdir makhluq ciptaan-Nya.

kata mutiara kehidupan


Pada dasarnya kita hanya menjalani takdir / qodar yang telah ditetapkan-Nya. Siapa jodoh kita, kapan kematian kita, kebahagiaan dan musibah, semua sudah ditulis. Semua di bawah otority (kekuasaan) Allah SWT.

Manusia hanya wajib bedoa karena " tak ada satupun yang bisa merubah qodar kecuali doa " dan kita wajib berikhtiar/ berusaha, hasilnya dipasrahkan kepada Allah SWT. Percaya dengan takdir inilah yang menjadikan kita lebih tenang dalam menjalani kehidupan yang fana di dunia ini.

PAPAN-EMPAN-ADEPAN

papan,empan,adepan

Papan, Empan, Adepan merupakan salah satu Pepatah Jawa yang sarat makna berkaitan tata krama ketika bersikap maupun berbicara maka supaya memperhatikan tiga hal ini:
  • papan :  tempat/ situasi dimana seorang berada
  • empan : isi pembicaraan
  • adepan : siapa yang dihadapi.
Jadi dalam berbicara atau bersikap tidak boleh seenaknya, tapi memperhatikan tiga aspek tersebut yakni tempat, isi pembicaraan dan siapa yang dihadapi.

Berbicara kepada yang lebih tua apalagi kepada orang tua tentu tidak bisa disamakan dengan berbicara dengan teman atau yang umurnya di bawah kita. Kita harus unggah-ungguh dan memperhatikan tata krama.

Silakan kata-kata mutiara kristalisasi kehidupan ini bisa digunakan sebagai DP BBM dan Whatsapp anda.


Kisah Semut, Katak dan Ulat Buta pada Zaman Nabi Sulaiman AS

Kisah ini terjadi di Zaman Nabi Sulaiman. Kisah seekor semut, katak dan ulat buta yang tinggal di dalam lubang batu di tepi laut. Ulat itu tinggal di dalam lubang batu besar yang ada cekungannya seperti gua. Batu besar tersebut ada di dalam laut.

Kisah ini membuktikan bahwa Allah SWT adalah Dzat Yang Maha Membuka pintu rezeqi dan rahmat kepada semua makhluqnya.

وَهُوَالْفَتَّاحُ الْعَلِيْمُ. (سورة سباء : ٢٦
Dialah Alloh Dzat yang Maha Membuka dan Maha Mengetahui.

maksudnya....

" Alloh itu Dzat yang membuka beberapa pintu rizki/ rezeki (secara materi fisik/ jasmani) dan membuka pintu rohmat (secara rohani)"

Menurut Imam Ali Radhiallahu 'Anhu, rizki itu ada dua macam:

الرِّزْقُ رِزْقَانِ : الرِّزْقُ تَطْلُبُهُ وَالرِّزْقُ يَطْلُبُكَ

1. Rizki yang kamu mencari rizki itu yakni yang kita berusaha mencarinya.

2. Rizki yang rizki itu mencarimu.(dengan kekuasaan dan idzin Allah SWT sebagai Dzat yang membuka pibtu rezeqi, rizqi datang sendiri kepadamu).

"Rizqi yang engkau cari yakni ketika engkau mendapatkan apa yang engkau cari dengan bekerja kemudian mendptkan rizki tsb mk itulah keadilannya Alloh krn ada sebab ada musababnya kemudian kita mendapatkan rizqi dari Allah.

Adapun rizki yang mencarimu, ketika kamu tidak mencari rizki tapi rizki yang datang kepada kita maka ini keutamaan dari Alloh".

Kembali kepada kisah semut, katak dan ulat buta yang tinggal di dalam lubang batu di tepi lautan pada Zaman Nabi Sulaiman AS, berikut kisahnya.

Seperti yang kita ketahui bahwa Nabi Sulaiman, sesuai yang dijelaskan di dalam Al Qur’an, beliau bisa berbicara dengan hewan dan menguasai bahasa binatang.

Suatu ketika dirinya sedang berada di tepi laut, kemudian Nabi Sulaiman melihat ada semut datang ke tepi pantai. Tidak lama kemudian muncullah seekor katak. Semut itu membawa satu biji gandum.



Kemudian katak itu membuka mulutnya dan sang semut meletakkan gandum dimulutnya katak tadi. Kemudian sang semut ikut masuk ke dalam mulut katak. Tidak lama katak itu menyelam dan kembali lagi. Kemudian katak itu seakan berbicara dengan semut kemudian pergi.

Semut itu dipanggil oleh Nabi Sulaiman. Nabi Sulaiman bertanya, "apa yang kamu lakukan?" "Kamu membawa satu biji gandum lalu diserahkan kepada katak kemudian kataknya menyelam. Ada apa?

Semut itu berkata, "saya diperintah oleh Alloh untuk memberi makan ulat buta yang ada di dalam laut. Di pinggir laut itu ada batu besar yang berlobang dan di dalam lubang itu ada ulat buta yang tidak bisa kemana-mana. 

"Dan aku diperintah oleh Alloh untuk mengirim satu biji gandum setiap hari". "Dan Alloh memerintah kepada katak itu untuk membantuku". "Aku yang mencari gandum dan katak itu yg mengirimkannya kepada sang ulat yang buta yang ada di dalam laut itu. 

Kemudian Nabi Sulaiman bertanya," apa yang menjadi tasbihnya ulat tersebut (hingga ulat itu mendapatkan kiriman rezeqi dari Allah walaupun tanpa usaha), apa yg kamu dengar?". 

Semut menjawab, ulat itu setiap saat mengatakan : " Allohumma laa yansani fii shokhrotin fii ludzati bahr min rizki laa tansa ‘ibadakal mu’minin ". (artinya : Wahai Dzat yang tidak melupakan aku di dalam batu di dasar laut dari rizkinya, janganlah Engkau melupakan memberikan rizki kepada hamba-Mu yg beriman".
Itulah tasbih yang diceritakan semut kepada Nabi Sulaiman.

Apa benang merah kisah Semut, katak dan ulat Buta tadi?

Inilah bukti bahwa dengan kekuasaan Allah dan Maha Membuka Rizqinya Allah, ada rizki yang tidak dengan usaha pun bisa terjadi. "Sang ulat buta yang tidak bisa kemana-mana yang ada di dalam batu tapi Alloh memberi rizkinya. Itu adalah fadhlum minalloh (keutamaan dari Allah SWT). Belas kasih Alloh SWT sangat menakjubkan!

Inilah bukti bahwa Allah Maha Pembuka pintu rezeqi sesuai dengan nama-Nya yakni Al-Fattah (Dzat yang Maha Pembuka Rezeqi). 

Tulisan ini bukan mengajarkan kita untuk tidak usaha/ beriktiar dalam mencari rezeqi Allah, namun dengan doa, tasbih dan tawakkal, Allah akan mendatangkan rizqi.

Manusia wajib melakukan Doa-Usaha-Ikhtiar-Tawakkal (DUIT) yang merupakan satu paket.  Kita dalam ber-ikhtiar mencari rizqi Allah haruslah disertai doa dan tawakkal. Seperti ulat buta yang tinggal di dalam lubang batu di tepi laut tadi, ia selalu bertasbih kepada Allah, hingga Allah mengutus semut dan katak untuk mengirim rezeqi kepadanya.

Kita yakin bahwa segala sesuatu ada yang mengatur yakni Allah SWT. Kalau belum rezeqi kita, Allah akan menahannya, walaupun keuntungan sudah di depan mata bahkan di atas kertas, kalau Allah tidak memberi, ya tidak bisa kita dapatkan, walaupun kita dibantu oleh seribu orang dari jin dan manusia bahkan seluruh umat manusia di dunia ini membantu kita.

Namun kalau sudah rezeqi kita, walaupun banyak yang menghalang-halangi, ada seribu orang menghadang bahkan dihalangi oleh seluruh umat manusia, ya kalau sudah menjadi rezeqi kita, Allah Yang Maha Membuka pintu rezeqi akan mendatangkannya kepada kita.

Memang orang itu, kalau qodarnya kaya, meskipun tidak bekerja terlalu berat, tapi kalau qodarnya kaya ya kaya. Cukup duduk tanda tangan dapat bayaran, dapat order, dapat proyek. Karena memang rizki yang mencarinya.

Apakah anda pernah mendapat rezeqi yang tidak disangka-sangka seolah datang dengan sendirinya? Ya, itulah rezeqi dari Allah yang dikirimkan kepada kita.
 
Adapun meyakini bahwa apa yang diperoleh adalah hasil usaha nya sendiri atau hasil kerjanya sendiri, itu merupakan syirik/ menyekutukan kepada Allah, karena melupakan Allah Sang Maha Pencipta dan Pengatur segala sesuatu di langit dan bumi ini. Padahal, tiada satupun yang tak terencana karena semua atas kekuasaan dan pemberian Allah SWT.


Nama "Al-Fattah" Allah dalam Asmaul Husna juga mengandung arti :

Alloh jualah yang mengeluarkan kesusahan dan memudahkan tempat pencarian pada setiap orang yang mencari rizki.

Alloh itu Dzat yang membuka/memisahkan (membedakan dan menerangkan) antara haq dan batal lalu Alloh menjelaskan pada haq dan menghancurkan pada yang batal.

Alloh itu Dzat yang membuka untuk kekasih-kekasih Alloh berupa kemanfaatan dunia dan agama, dan mencurahkan pada mereka atas beberapa pengetahuan ketuhanan dan hakikat (hakikat/hikmah : sumber dari segala kebaikan) ketuhanan.

Semoga kisah semut, katak dan ulat buta yang tinggal di dalam lubang batu di tepi lautan pada zaman Nabi Sulaiman AS di atas dapat kita kita ambil hikmahnya. Aamiin.