Jangan Sepelekan Kebocoran Radiator Mobil Anda !

By | Januari 2, 2016
Banyak pemilik mobil (mungkin juga anda) yang hanya sebagai pemakai kendaraan saja (bisa “memakai”) dan tidak mengerti dasar perawatan/pengecekan mobil kesayangannya.
Ada beberapa hal yang karena ketidaktahuan atau kecerobohan kita sehingga kita akhirnya harus mengeluarkan dana besar akibat kerusakan mesin, padahal sebenarnya sudah ada pemberitahuan/ indikator yang merupakan peringatan awal untuk kita agar segera memperbaikinya atau membawa kendaraan kita ke tempat service.

Sebenarnya, ada beberapa penyebab kerusakan sebuah mesin yang seharusnya bisa dicegah agar tidak menyebabkan kerusakan yang lebih parah, andai saja kita waspada sebagai pemilik mobil.

Kerusakan yang awalnya mungkin seolah masalah sepele, namun karena tidak segera ditangani, akhirnya berubah menjadi kerusakan fatal karena dibiarkan, hingga akhirnya bisa menguras kocek anda yang tidak sedikit dan membuat kantong anda serasa jebol.

Jadi Sebelum hal itu terjadi, lakukan pengecekan dan perbaikan atau tindakan yang perlu dilakukan sebelum hal-hal yang tidak kita inginkan terjadi.

Salah satu penyebab kerusakan mesin yang dapat membuat anda jadi tongpes (kantong kempes) adalah mesin overheat akibat kerusakan atau kebocoran radiator.

hati-hati bila air radiator menetes seperti ini

air radiator kering

Bila saat anda mengemudi dan tiba tiba melihat indikator suhu mobil di dashboard mobil anda meningkat dan tidak biasanya, jangan sepelekan hal ini, itu adalah pemberitahuan awal. Pada umumnya indikator normal menujukan suhu tempratur mesin kurang dari angka separuh. Waspadalah dan segera menepi untuk memeriksa keadaan kendaraan anda.

Jangan sekali kali anda nekat untuk menjalankan mobil yang temperaturnya sudah mencapai titik puncak karena mesin anda akan macet/ jebol dan menghancurkan silinder cop bagian atas (cylinder head). 

Karena masalah kebocoran radiator dan keringnya air radiator, silinder cop mesin mobil anda bisa melenting, air bisa bercampur olie, dan akhirnya harus turun mesin. Bila kebocoran radiator diantisipasi sejak awal, biaya service radiator di Bandung paling mahal sekitar 100-150 ribu, namun dengan turun mesin mengakibatkan biaya berlipat karena harus ganti sparepart seperti gasket, ganti/oversize silinder kop dan tentu biaya turun mesin yang tidak murah.

Faktor penyebab overheat yang biasa terjadi adalah masalah pada radiator diantaranya  :

  • Buntunya radiator karena berkerak ( tidak memakai coolant )
  • Macetnya thermostat karena kerak atau memang umur yang sudah kadaluwarsa.
  • Tutup radiator yang bermasalah.
  • Kondisi kipas pendingin yang tidak bekerja dengan baik ( visco kering atau kipas electrik. beserta sensornya bermasalah)
  • Kondisi Waterpump yang sudah tidak optimal.
  • Kelainan mesin ( misal habis overhoul sehingga jalur mantel jaket tersumbat perpak dan lain lain)

Pengertian Radiator


Radiator adalah alat penukar panas yang digunakan untuk memindahkan energi panas dari satu medium ke medium lainnya yang tujuannya untuk mendinginkan maupun memanaskan. Radiator yang kita kenal pada umumnya digunakan pada kendaraan bermotor (roda dua atau roda empat), namun tidak jarang radiator juga digunakan pada mesin yang memerlukan pendinginan ekstra. 

Seperti pada mesin mesin produksi atau mesin mesin lainnya yang bekerja dalam kondisi kerja berat atau lama. Pada kendaraan baik motor atau mobil radiator pada umumnya terletak di depan dan berada di dekat mesin atau pada posisi tertentu yang menguntungkan bagi system pendinginan. 
Hal ini bertujuan agar mesin mendapatkan pendinginan yang maksimal sesuai yang dibutuhkan mesin. radiator terdiri dari tangki air bagian atas (upper tank), tangki bagian bawah (lower water tank) dan radiator core pada bagian tengahnya. (Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas).

Waspadalah bila terjadi hal berikut ini pada radiator anda

1. Indikator temperatur radiator cepat naik/ drastis dan tidak wajar.
2. Sering mengisi air Radiator karena selalu berkurang
3. Mobil mengeluarkan asap dari radiator.
4. Mobil mogok karena over heat

Bila mobil anda mogok, maka lakukan pengecekan sederhana berikut ini :

1. Cek tegangan aki mobil apakah masih dalam kondisi baik atau tidak. Bila klakson mobil masih menyala, maka menandakan tegangan aki masih baik.

2. Selanjutnya anda bisa mengecek indikator terhadap suhu mesin. Sehingga anda bisa mengetahui apakah ada peningkatan suhu terhadap mesin mobil anda ataukah tidak.

Bila ternyata suhu mesin sangat tinggi, maka langkah selanjutnya anda bisa membuka kap mesin dan periksa kondisi air radiator di mobil anda, apakah volume air sudah menipis atau tidak.

Dan ingat, waspadalah  jangan langsung membuka penutup radiator pada saat kondisi mesin mobil masih terlalu panas, berhati-hatilah bila anda membuka tutup radiator, saat mesin mobil pada kondisi panas berlebih atau overheat, bisa-bisa anda mengalami kulit terbakar dan melepuh akibat terkena semburan air radiator saat tutup dibuka atau saat mencoba mengisi radiator dengan air dingin.

Sebaiknya buka tutup radiator setelah mesin dingin dan bukalah dengan lap basah. Tunggulah hingga panas dari mesin tersebut dalam kondisi menurun, barulah anda membuka penutup radiator tersebut.

Seperti kita ketahui bahwa perubahan suhu dari dingin ke panas akan menghasilkan uap, maka saat kondisi mesin overheat dan anda akan mencoba mengisi dengan air yang masih dingin, jangan heran bila air yang tadi anda isikan akan menyembur keluar. 
Sebaiknya anda mematikan mesin dan menyiram terlebih dahulu radiator sebelum membuka tutupnya, sampai kondisi suhu mesin normal, hal ini dimaksudkan agar air tidak menyembur saat di isi.
Selanjutnya, anda bisa menambahkan air radiator jika isinya sudah menipis. Hal demikian karena bisa jadi mobil mengalami berhenti mendadak, disebabkan oleh adanya suhu mesin yang terlalu berlebih (overheat).
Bila anda bisa menyalakan kembali mobil kesayangan anda, berarti mobil anda mogok karena overheat.

Dan jika mobil anda sudah bisa berjalan kembali, segeralah untuk memeriksakan di bengkel mobil terpercaya untuk melakukan pengecekan lebih lanjut pada radiator dan mesin mobil Anda.

Tips perawatan radiator pada mesin mobil :

1. Kontrol dan perhatikan suhu temperatur mesin yang ditunjukkan indikator pada panel speedometer di dashboard mobil anda. Bila anda berkendara jauh dan tidak memperhatikan akan hal tersebut, kemudian ternyata suhu mesin naik tiba-tiba dan anda terus saja memaksakan berkendara, bisa-bisa mesin anda jebol ditengah jalan.

Bila air radiator berkurang, tambahkanlah air radiator. Perlu diperhatikan, saat menambahkan air radiator jangan pada saat mesin masih panas dalam kondisi mesin mati, sebaiknya pada kondisi temperatur suhu mesin normal dan mesin hidup karena pada posisi mesin hidup terjadi sirkulasi air sehingga air radiator panas tidak akan memuncrat keluar mengenai tangan atau tubuh anda.

2. Isi tabung air cadangan untuk air radiator dengan benar, jangan asal-asalan (jangan kurang atau malah terlalu penuh/kepenuhan melewati level ambang batas atas full). Air radiator yang kurang tentu membuat radiator tidak berkerja dengan maksimal.  Sebaliknya, bila diisi sampai kepenuhan, mengakibatka radiator malah tidak dapat menyerap air yang ada pada tabung cadangan. Ingatlah selalu mengisi pas pada level full dan jangan asal-asalan.

3. Cek dan service radiator secara berkala, lakukan pengecekan kondisi air yang ada pada radiator dengan cara membuka tutup radiator dan lihat apakah air radiator lancar dan tidak keruh (kondisi yang baik dan normal), bila pada kondisi sebaliknya (air meluap dan keruh seperti teh susu) maka sebaiknya anda melakukan service dan perbaikan pada bengkel service radiator kepercayaan anda. service dilakukan umumnya enam bulan sekali.

Inilah akibat kita tidak teliti atas kebocoran atau kerusakan radiator

Tutup radiator (radiator cap), komponen yang mungkin terlihat sepele tapi sebenarnya juga berperan penting.

Bila air radiator selalu berkurang, bisa jadi hanya karena kerusakan karet tutup radiator yang menyebabkan tekanan tutup radiator sudah melemah.

Bila kita tidak merawat radiator kita dan mengabaikan indikator suhu mesin, selain mesin cepat panas dan juga akan berakibat radiator berkarat, sehingga radiator mudah bocor dan rapuh. Dan, yang pastinya dapat menguras kocek keuangan anda untuk biaya perbaikan dan hal-hal lainnya.

Seperti dijelaskan di atas, untuk kuras dan service radiator tidak akan lebih dari 150 ribu, namun karena kita memaksakan radiator bocor akhirnya harus mengeluarkan biaya berkuta-juta.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan mengenai bahayanya radiator tidak berfungsi baik atau bocor, kiranya semoga dapat bermanfaat bagi anda.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *