Perlunya Kerjasama Tim (Teamwork) Dalam Segala Hal

By | Juli 4, 2010
teamwork

Gambar oleh Alexas_Fotos dari Pixabay

Menyaksikan pertandingan menuju semi final piala Dunia 2010 di stadion Green Point malam yang lalu (kalau kita sih nontonnya di layar kaca masing-masing) antara Jerman Vs Argentina kemarin malam yang berakhir 4-0 untuk kemenangan tim “Der Panzer” Jerman, sungguh menarik bukan?

Lihat saja gocekan dan aksi anak asuhan Pelatih Joachim Loew : Thomas Muller, Miroslav Klose, Podolski, Schweinsteiger, Arne Friedrich dkk hingga terciptanya “penyelesaian” goal yang apik hasil kerjasama team (teamwork) selain keterampilan individu yang ciamik.

Disamping itu tak kalah pentingnya peranan kerjasama pemain lainnya gelandang, bek dan kiper Manuel Neuer.  ” kami bermain sebagai tim. Saya tidak bisa bermain individualistis. Kami bekerja sama dan hasilnya luar biasa,” demikian yang dilontarkan Muller.

Yang menarik bagi saya (baca : nyang gue demen) adalah kerjasama tim yang kompak, mereka tidak individualis dan egois.

Sebenarnya mungkin saat mereka sudah di dekat gawang, mereka bisa saja tendang langsung ke gawang lawan by himself, tapi mereka lebih memilih mengoper bola matang ke kawan yang untuk seterusnya tinggal dijebloskan dg mudah.

teamwork

Dalam bisnis ada pepatah : We can do anything in the teamwork…banyak hal yang bisa dikerjakan dengan adanya kerjasama tim. Jadi selain kepiawaian (baca:kreativitas) para karyawan, tentu dibutuhkan kerja sama tim yang rukun dan kompak. Kalau sesama pemain kantor (baca: karyawan)..tidak rukun dan kompak, ya tentu selain akan mengganggu kenyamanan kerja, stabilitas kerja dan produktivitas, juga akan membuat perusahaan tidak berkembang bahkan mungkin akan berhenti. Jadi, dalam hal ini, perlu kerjasama tim yang baik dari semua divisi/departemen.

Dalam sebuah perusahaan, semua departemen adalah satu kesatuan. jika diperlukan seorang akunting bisa ikut sebagai sales person/tidak alergi dengan persoalan marketing (sehingga tidak ada kesan akunting menghemat uang tapi marketing atau bagian produksi menghamburkannya), orang pemasaran bisa menghemat uang, HRD bisa menghasilkan uang bagi perusahaan, dst. 

teamwork

Gambar oleh Gerd Altmann dari Pixabay

Salah satu ciri dalam organisasi itu, ada teamwork yang kuat, salah satunya adalah semua orang di dalamnya menganggap perbedaan pendapat, adu argumentasi, saling mengisi, merupakan bagian dari proses bisnis yang wajar, karena masing-masing ingin memberikan yang terbaik bagi perusahaan.

Ciri Pemimpin yang Sukses Dalam Sebuah Teamwork

Dalam sebuah teamwork tentu ada pemimpinnya. Seorang pemimpin sebuah organisasi harus mempunyai visi-visi tertentu sesuai dengan karakter dan tujuan dasar adanya organisasi tersebut. Pemimpin yang berhasil biasanya memiliki tim yang solid. Memang tidak mudah untuk merekrut untuk melengkapi anggota tim sehingga komplit dengan fungsi masing-masing yang bekerja serentak untuk mencapai tujuan.

Tugas seorang pemimpin dalam teamwork bukan hanya menemukan orang yang sempurna, tetapi lebih pada mengelola kelebihan dan kekurangan orang sedemikian rupa sehingga menjadi sebuah harmoni untuk pencapaian tujuan bersama. Ia  kadang harus memutuskan lebih baik tim nya bolong untuk sementara, daripada merekrut tergesa-gesa, dan ternyata anggota baru ini malah menjadi penghambat di dalam tim. Ia percaya bahwa bukan orang yang luar biasa cemerlang dengan latar belakang akademis yang mengesankan yang menentukan kesuksesan kinerja tim, tetapi lebih pada bagaimana orang itupunya kemampuan beradaptasi dengan budaya dan nilai-nilai yang berlaku di perusahaan.

Sir Richard Bronson pendiri Virgin Group dalam artikelnya mengenai kiat jitu merekrut orang, menuliskan “It is better to have a hole than having an asshole in your team” (lebih baik punya lubang yang membuat tim menjadi kurang lengkap daripada ada satu orang yang menjadi penghambat kinerja tim.

Pemimpin yang sukses melalui teamwork akan memprioritaskan pengembangan hal-hal berikut yang ada pada masing-masing anggota tim :

  • Menawarkan dukungan / bantuan dan tidak menunggu ditanya / disuruh.
  • Berusaha keras bagaimana supaya bisa memahami dan berkontribusi terhadap tujuan organisasi / tim
  • Mampu mengenali implikasi (akibat tidak langsung) dari tindakan maupun apa yang tidak dilakukan terhadap anggota tim yang lain.
  • Menunjukkan respect (rasa menghargai) terhadap kebutuhan, perasaan, dan pandangan anggota tim yang lain.
  • Mempromosikan sense of belonging (rasa memiliki) bagi kepentingan organisasi secara keseluruhan.
  • Mendorong semua orang untuk berkontribusi
  • Mengkomunikasikan tujuan dengan baik.

Steve Jobs pendiri Apple Inc adalah salah satu pemimpin yang percaya bahwa “hal-hal besar dalam bisnis tidak pernah dilakukan oleh satu orang, tetapi oleh tim”.

Semoga artikel perlunya kerjasama tim/ team work ini dapat kita petik benang merahnya.

One thought on “Perlunya Kerjasama Tim (Teamwork) Dalam Segala Hal

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *